100 Hari Kerja, Bupati Ngantor ke RSUD Praya dan Wabup ke Dukcapil

Lombok Tengah (Inside Lombok)- Bupati dan Wakil Bupati Lombok Tengah terpilih, H. Lalu Pathul Bahri-Nursiah menargetkan untuk mempermudah, mendekatkan dan memperbaiki layanan kepada masyarakat pada 100 hari kerja.

“Jadinya besok Bupati akan ngantor di RSUD dan Pak Wabup akan ngantor di Dukcapil,”kata Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Lombok Tengah, Baiq Anita Nindiana, Jumat (26/2/2021).

Kedua organisasi perangkat daerah tersebut menjadi perhatian Bupati dan Wakil Bupati lantaran merupakan objek vital pelayan kepada masyarakat. Selain itu, sering terjadi keluhan dari masyarakat terkait dengan pelayanan di dua instansi tersebut .

Dikatakan, di antara beberapa upaya Dukcapil untuk mencapai target 100 hari kerja tersebut adalah dengan membuka loket pelayanan administrasi kependudukan di semua kecamatan.

Untuk sementara ini, baru tiga kecamatan di Lombok Tengah yang sudah membuka loket pelayanan, di antaranya berada di kantor camat Praya Barat Daya.

“Sebelum Covid-19 Dukcapil sudah berencana membuka loket pelayanan di semua kecamatan. Tapi karena Covid-19 jadi terkendala. Baru tiga kecamatan yang ada saat ini,”ujar Anita.

Sementara untuk tahun 2021 sudah dialokasikan anggaran untuk pembelian alat-alat pencetakan dokumen kependudukan. Sehingga semua kecamatan bisa memiliki infrastruktur pendukung tersebut.

“Sekarang tinggal 9 dari 12 kecamatan yang sisanya akan diselesaikannya di tahun 2021 ini,”katanya.

Pihaknya sudah menyiapkan personil Dukcapil yang akan ditempatkan di masing-masing kecamatan untuk membantu petugas dari kecamatan.

“Sudah siapkan personilnya. Dari dukcapil selain dari yang ada di kecamatan,”ujarnya.

Di samping itu, pihaknya juga sedang mempersiapkan pelayan online. Sehingga cukup memudahkan masyarakat.

Dukcapil, lanjutnya bekerjasama dengan Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Lombok Tengah untuk mempersiapkan aplikasi layanan online tersebut.

“Rencananya Maret ini akan kita coba mulai pelayanan online,”imbuhnya.

Ke depan juga akan diupayakan untuk menempatkan petugas Dukcapil di rumah sakit dan Puskesmas untuk mempersiapkan dokumen kependudukan berupa akta kelahiran bagi bayi yang baru lahir.

“Jadi nanti KK nya juga langsung berubah. Mudahan ini juga terlaksana Maret,”katanya.