11.727 Rumah Korban Gempa di NTB Segera Ditangani

Lombok Tengah (Inside Lombok)- Pembangunan rumah warga korban gempa di NTB akhirnya bisa dilanjutkan kembali. Pasalnya, Instruksi Presiden (Inpres) yang selama No 7 tahun 2020 tentang pembangunan rumah tahan gempa sudah ditandatangani Presiden.

“Sehingga semuanya sudah bisa bekerja lagi untuk mempercepat pembangunan rumah-rumah yang masih tersisa”, kata Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Muhadjir Effendy, saat penyerahan
secara simbolis kunci rumah tahan gempa di Desa Teratak, Jumat (28/8/2020).

Disebutkan, jumlah rumah warga korban gempa di NTB yang belum tersentuh bantuan sampai saat ini mencapai 11.727 unit. Seluruh rumah tersebut ditarget tuntas dalam jangka waktu dua bulan.

“Tadi katanya Pak Danrem itu bisa selesai dalam jangka waktu dua bulan akan dikejar”, imbuh Muhadjir.

Terdapat sebanyak 1000 orang personil TNI dan Polri yang diterjunkan sebagai fasilitator
untuk membantu pembangunan rumah tahan gempa. Selain itu ada juga tambahan sebanyak 1000 personil tenaga bantuan satuan Zeni TNI.

Sementara itu, terhadap warga yang telah menerima kunci rumah tahan gempanya diharapkan melakukan pemeliharaan dengan baik.

“Karena bangunan yang baik tidak bisa dijamin digunakan waktu lama kalau tidak dirawat dengan baik”,katanya.

Rumah tersebut dinilai jauh lebih aman dan tahan gempa dibandingkan rumah warga yang sebelumnya rusak akibat bencana gempa.