188 Bus Disiapkan, Ini Skenario Lalu Lintas WSBK

Tikungan 10 Sirkuit Mandalika yang siap menjadi menyambut pembalap WSBK November mendatang. (Inside Lombok/Ida Rosanti)

Lombok Tengah (Inside Lombok) – Kementerian Perhubungan (Kemenhub) telah menyiapkan manajemen dan rekayasa lalu lintas untuk mendukung kejuaraan World Superbike (WSBK) di Sirkuit Mandalika pada 19-21 November mendatang.

Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub, Budi Setiyadi saat berkunjung ke Sirkuit Mandalika belum lama ini mengatakan pihaknya telah menyiapkan 43 bus yang akan mengangkut penonton WSBK.

“Semua kendaraan tersebut sudah dilelang dan akan segera dikirim ke NTB,” ujarnya. Selain itu, ada juga 145 bus lain yang disiapkan atas kerjasama pemerintah dengan DAMRI. Bus-bus tersebut akan mengangkut penumpang dari beberapa pintu masuk ke Sirkuit, baik dari dermaga maupun bandara.

“Kendaraan tersebut akan disiapkan di lima koridor, yang pertama dari Pelabuhan Lembar, Bangsal, Kota Mataram, dan pelabuhan Kayangan,” jelasnya.

Selain itu, saat ini pihaknya dalam proses untuk menyiapkan bantuan penerangan jalan umum (PJU) di 320 titik. PJU tersebut sudah dilelang dan diharapkan pekan ini sudah mulai terpasang di jalan bypass Bandara – Mandalika sepanjang 17 km dengan nilai Rp16 miliar.

“Kemudian ada juga bantuan lain yang disiapkan untuk mendukung jalan provinsi senilai Rp14 miliar,” ungkapnya.

Sementara untuk penonton yang datang dari luar Lombok juga sudah disiapkan akomodasi. Untuk jalur Padangbai – Lembar, sudah disiapkan sebanyak 26 kapal. Lalu dari Ketapang – Lembar juga sudah disiapkan tujuh unit kapal sehingga tidak mesti melalui Bali.

Kemudian berikutnya dari Surabaya – Lembar juga sudah disiapkan dua kapal Roro. Begitu pula dari Kayangan – Pototano juga ada 22 kapal Roro.

Kemenhub juga sedang menggagas pembuatan jalur cepat dari Padangbai – Lembar yang saat ini belum ada. Sementara penumpang dan kendaraan nantinya akan dipisah. “Sehingga nanti penumpang akan dipakaikan kapal cepat. Dan sudah ada dua operator yang siap untuk akan melayani selama WSBK. Diharapkan nanti dua operator ini bisa keluarkan lima kapal cepat dari Padangbai – Lembar,” ujar Budi.

Dikatakan, pihaknya sudah melakukan simulasi terkait manajemen rekayasa lalu lintas yang akan diterapkan selama event WSBK. Di mana untuk lalu lintas antar kota ke KEK Mandalika ada ada lima pintu masuk dan pintu keluar, yakni arah Pelabuhan Lembar, pelabuhan Gili Mas, Bangsal dan zona barat yakni jalan di eks Bandara Selaparang.

“Semuanya itu akan stop dan akan berganti dengan bus,” katanya. Setelah berganti bus, penonton akan melalui dua jalur, yakni jalur yang langsung ke pintu satu untuk VIP dan selanjutnya akan langsung masuk pintu tiga.

Kemudian untuk penonton yang datang dari arah timur yakni pelabuhan Kayangan, penumpang diprediksi tidak akan begitu banyak. Sehingga pihaknya akan menyesuaikan dengan rekayasa lalu lintas yang diterapkan dari PT Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC).

Semula penumpang yang datang dari arah timur akan dimasukkan melalui pintu dua. Tapi ternyata penumpang yang masuk melalui pintu dua akan dihilangkan. Sehingga penonton hanya akan ada melalui pintu satu, VVIP dan pintu tiga. “Sehingga penonton dari Sumbawa ini akan masuk ke pintu tiga,” tandasnya.