2.015 RTLH di Loteng Tuntas Diperbaiki Tahun Ini

112
RTLH (ilustrasi)

Lombok Tengah (Inside Lombok)- Sebanyak 2.015 Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Lombok Tengah (Loteng) telah tuntas diperbaiki pemerintah pada tahun 2020 ini.

“Memang masih banyak yang belum dikerjakan atau sisanya, tapi kita akan terus berupaya dalam menyelesaikan RTLH ini,” kata Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Loteng, Lalu Rahadian, Jum’at (13/11/2020) di Praya.

Diterangkan, 2015 RTLH yang berhasil dikerjakan ini bersumber dari berbagai program, di antaranya APBD Dana Alokasi Umum (DAU), Dana Alokasi Khusus (DAK), dan Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS).

Pihaknya terus bersinergi dengan berbagai pihak untuk menuntaskan perbaikan RTLH ini.

Untuk data jumlah RTLH yang belum bisa diselesaikan, lanjutnya masih perlu dilakukan sinkronisasi. Hanya saja, pada angka terakhir RTLH di Loteng mencapai 28.000 RTLH.

“Data bisa bertambah karena banyak masyarakat kita yang sudah menikah dan rumah yang sudah kita perbaiki bisa saja rusak lagi. Jadi angkanya masih fleksibel, jadi angka 28.000 an ini dari sekitar 33.000 di tahun 2017″,terangnya.

Dikatakan, Dinas Perkim juga tidak bisa memprediksi berapa tahun yang dibutuhkan untuk menyelesaikan semua perbaikan RTLH yang ada.

Untuk tahun 2021 saja, tidak banyak anggaran yang dialokasikan untuk penanganan RTLH karena pemerintah daerah mengalami defisit anggaran.

Begitu pula dengan anggaran dari pemerintah pusat. Untuk DAK tahun 2021, perolehan Loteng berkurang menjadi Rp1,5 miliar dari DAK tahun 2020 sebesar Rp7 miliar.

Sementara Dana Alokasi Umum (DAU) saat ini ada sekitar Rp 9 miliyar dan tahun depan hanya ratusan juta saja.

“Melihat kondisi keuangan negara dan daerah maka kita tidak bisa memaksimalkan kondisi saat ini”, katanya.