3000 Pekerja Migran Akan Pulang, Loteng Siapkan Karantina Desa dan Kecamatan

Bupati Loteng, H. Suhaili FT saat menerima bantuan alat rapid test dari PT Angkasa Pura I Bandara Internasional Lombok belum lama ini. (Inside Lombok/Ida Rosanti)

Lombok Tengah (Inside Lombok)- Pemkab Lombok Tengah (Loteng) mencatat sekitar 3000 orang Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Loteng akan pulang kampung pada Mei hingga Juni 2020 ini. Pemerintah akan melaksanakan pemeriksaan kesehatan pada saat kedatangan ribuan PMI tersebut. Selain itu, karantina tingkat kecamatan maupun desa akan disiapkan.

“Tiga ribuan orang PMI asal Loteng akan kembali. Ini menjadi salah satu yang harus kita cermati, pikirkan”,kata Bupati Loteng, H. Suhaili FT, Rabu (20/5/2020) di Praya.

Dia menerangkan, pemeriksaan kesehatan kepada ribuan PMI yang akan pulang ke Loteng untuk mencegah penyebaran Covid-19 di Loteng.

“Walaupun mereka bawa surat kesehatan tetap akan dilakukan rapid test”, katanya.

Bagi PMI yang reaktif, akan diisolasi di Rumah Mutiara Indonesia (PMI). Sementara bagi PMI yang negatif akan diperbolehkan pulang ke rumah masing-masing. Akan tetapi, harus tetap melakukan isolasi mandiri di rumah masing-masing selama 14 hari. Karantina tingkat desa dan kecamatan juga akan dilakukan dalam situasi ini.

Dia juga mengatakan bahwa kasus positif Covid-19 di Loteng saat ini menunjukkan trend penurunan. Akan tetapi, pemerintah berencana untuk melakukan rapid test skala besar, yang menyasar tempat-tempat umum seperti di pasar tradisional.

“Walaupun yang dirawat sekarang berkurang. Tapi kita akan lakukan rapid test ke tempat keramaian seperti pasar”,tutupnya.