Lotim Dapat Tambahan Kuota Gas Elpiji 3 Kilogram

Lombok Timur (Inside Lombok) – Banyaknya permintaan pasar akan kebutuhan gas elpiji di Kabupaten Lombok Timur (Lotim) membuat jatah kuota dari pangkalan tidak busa memenuhi permintaan pasar. Untuk itu, Dinas Perdagangan (Disdag) Lotim meminta tambahan kuota ke Dirjen Migas dan diberikan kuota tambahan sebanyak 779.000 tabung.

Kepala Bidang Bapokting Disdag Lotim, Usman mengatakan bahwa isu yang beredar beberapa bulan yang lalu terkait adanya kelangkaan gas elpiji 3 kg di Lotim tersebut dikatakannya bahwa itu bukan kelangkaan. Akan tetapi permintaan pasar yang semakin banyak membuat ketersediaan stok semakin menipis.

“Sebenarnya itu tidak langka, pendistribusian juga tetep jalan dengan kuota normal, akan tetapi permintaan yang banyak sehingga menyebabkan kuota yang semula jadi berkurang,” ucapnya di ruangannya, Rabu (21/04/2021).

Untuk mengantisipasi kurangnya ketersediaan gas elpiji 3 kg di Lotim, pihak Disdag Lotim sudah mengirim surat penambahan kuota ke Dirjen Migas dan Lotim mendapatkan jatah tambahan gas elpiji sebanyak 2000 lebih metrix ton atau sekitar 779.000 tabung.

“Jatah kita pada tahun 2020 lalu sebanyak 9 juta tabung per tahun. Akan tetapi sekarang jatah kita naik menjadi 9.779.000 tabung per tahun,” katanya.

Ia berharap dengan adanya tambahan kuota tersebut dapat mencukupi permintaan masyarakat terhadap gas elpiji 3 kg. Terlebih jumlah kebutuhan masyarakat Lotim setiap tahunnya meningkat.

“Kita harap ini bisa memenuhi kebutuhan masyarakat,” imbuhnya.