4.650 Rumah Tahan Gempa di Lotim Belum Tuntas

138
Sekda Lotim, M Juaini Taofik saat ditemui di ruangannya, di Selong, Jumat (08/10/2020). (Inside Lombok/M.Deni Zarwandi).

Lombok Timur (Inside Lombok) – Kabupaten Lombok Timur (Lotim) sampai saat ini belum merampungkan pembangunan Rumah Tahan Gempa (RTG). Sebanyak 4.650 unit rumah dengan berbagai tipe kerusakan belum dibenahi, dikarenakan kuota yang didapat Lotim dari provinsi masih sangat kurang.

Sekretaris Daerah (Sekda) Lotim, H M Juaini Taofik menjelaskan, Kabupaten Lotim hingga saat ini masih menyisakan 4.650 RTG yang belum dibenahi. Dengan rincian rusak berat sebanyak 578 unit, rusak sedang 639 unit, dan rusak ringan 3.433 unit.

Dalam Instruksi Presiden (Inpres) No 7 Tahun 2020, diatur besaran kuota untuk Provinsi NTB sebanyak 17.500 unit. Dan kuota tersebut dibagi lagi kepada kabupaten yang ada di NTB.

“Kita di Lotim hanya mendapat kuota sebesar 2.643 unit. Namun, itu masih jauh dari jumlah yang tersisa sekarang,” ucapnya, di Selong (09/10).

Dari jumlah kuota yang didapat Lotim semua unit RTG dengan tipe rusak berat dan sedang bisa untuk dibenahi. Akan tetapi, dengan jumlah kuota yang terbatas, maka jumlah RTG dengan tipe rusak ringan hanya mampu menyasar sebanyak 1.426.

“Agar semua RTG rampung, sisa RTG tipe ringan sebanyak 2007 tersebut akan dicover melalui program RTLH di APBD 2021,” jelasnya.

Diungkapkan Sekda, langkah tersebut diambil guna memberi harapan pasti di APBD 2021 kepada masyarakat yang belum mendapat bantuan dari kuota RTG dari provinsi.