401 CJH Kota Mataram Akan Diberangkatkan Tahun Ini

38
Ilustrasi Haji (Image source : Instagram almekkah_almadinah)

Mataram (Inside Lombok) – Kuota jamaah haji untuk Kota Mataram sudah ditetapkan. Jumlah calon jamaah haji (CJH) yang akan diberangkatkan 2022 ini sebanyak 401 orang, berkurang dari kuota yang ditetapkan sebelumnya.

Kepala Kementerian Agama Kota Mataram, H. Muhammad Amin mengatakan 2020 lalu jumlah CJH yang ditunda keberangkatannya mencapai 731 orang. Namun karena masih pandemi Covid-19, CJH yang akan diberangkatkan tahun ini terbatas.

“Dari 731 itu dikirimkan dan kita dapat 408 jamaah, tapi ini kita kirim lagi dan keluar 412 jamaah dan diverifikasi kembali dan finalnya itu 401 jamaah yang akan berangkat tahun ini,” katanya, Senin (9/5) di Mataram.

Dengan keluarnya kuota CJH yang akan diberangkatkan tahun ini, maka sudah bisa melakukan pelunasan biaya pelaksanaan ibadah haji (BPIH) mulai 9-20 Mei ini. “Menurut juknis itu untuk yang mengambil setoran lunas tahun 2021 melunasi sesuai dengan jumlah yang BPIH sekarang, Rp41 juta sekian,” katanya.

Diterangkan Amin, CJH yang sudah mengambil setoran pelunasan tahun 2020 lalu harus menyesuaikan dengan biaya ibadah haji tahun ini. Namun, CJH tidak pernah menarik setoran pelunasan maka harus melakukan konfirmasi ke perbankan.

“Bagi yang sudah melunasi tahun 2020 yang tidak mengambil itu tidak perlu menambah, tinggal konfirmasi ke bank. Tempat penyetorannya dan menerima bukti konfirmasi itu, dan dibawa ke kantor Kemenag,” ujarnya.

Selain itu, CJH juga bisa langsung ke Kemenag Kota Mataram untuk membuat laporan untuk nantinya dikoordinasikan dengan pihak perbankkan. “Jadi ada dua itu cara nanti yang bisa dilakukan jamaah,” katanya.

Dari ratusan jamaah yang sudah keluar namanya tersebut, paling muda yaitu berusia 25 tahun dan maksimal dibawah 65 tahun. Pembatasan usia ini sudah menjadi aturan pada pelaksanaan ibadah haji tahun ini.

Selain imasalah pembatasan usia, tahun ini juga tidak ada penggabungan jamaah haji. Dengan adanya kebijakan tersebut sekitar 14 pasangan yang mengundurkan diri. “Kemarin ada penggabungan dan tidak penggabungan tahun ini. Sekitar 12-14 pasangan mundur mau bersama-sama anak, suami dan lainnya,” ujarnya.

Sementara untuk kuota cadangan di Kota Mataram yaitu sebanyak 74 orang. Jika nanti dari 401 orang CJH yang akan diberangkatkan tahun ini mengalami kendala dalam melunasi BPIH, maka akan diganti dengan jamaah cadangan. Di mana secara keseluruhan kuota Provinsi NTB yaitu sebanyak 2.042 orang jamaah akan diberangkatkan tahun ini. (azm)