750 Calon Jamaah Haji Loteng Batal Berangkat, Daftar Tunggu Sampai 2050

394
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Kabupaten Lombok Tengah, H. Jalalussayuthy, Rabu (3/5/2020). (Inside Lombok/Ida Rosanti).

Lombok Tengah (Inside Lombok)- Sebanyak 750 orang calon jamaah haji asal Kabupaten Lombok Tengah (Loteng) batal berangkat pada musim haji tahun 2020 ini.

“Keputusan itu merupakan imbas dari belum meredanya pandemi Covid-19, baik di Tanah Air maupun di Arab Saudi”,kata Kepala Kantor
Kementerian Agama (Kemenag) Lombok Tengah, H. Jalalussayuthy, Rabu (3/6/2020).

Dikatakan, ke 750 orang Calon jamaah yang batal berangkat tahun ini sudah melunasi Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH). Mereka direncanakan akan diberangkatkan pada musim haji tahun 2021.

“Berdasarkan surat edaran itu jamaah haji yang batal berangkat tahun 2020 akan berangkat di tahun 2021”,imbuhnya.

Diterangkan, persiapan keberangkatan jamaah haji tahun ini sejatinya sudah hampir matang. Karena tinggal menunggu visa saja.

“Tempat pemondokan juga sudah kita ajukan tapi belum disetujui Arab Saudi”, katanya.

Diharapkan pandemi Covid-19 segera berlalu. Karena rata-rata usia calon jamaah haji di Lombok Tengah di atas 60 tahun. “Kita berharap jamaah yang akan berangkat tetap jaga kesehatan”,lanjutnya.

Sementara itu, pembatalan keberangkatan calon jamaah haji tahun ini dipastikan akan menambah masa tunggu keberangkatan calon jamaah haji di Lombok Tengah.

“Jelas makin lama daftar tunggu karena yang berangkat ke Tanah Suci sesuai kuota yang telah ditentukan. Jelas nunggu lagi”,ujarnya.

Disebutkan, masa tunggu jamaah haji asal Lombok Tengah saat ini mencapai 30 tahun. Artinya, kalau masyarakat mendaftar keberangkatan ibadah haji tahun ini maka diperkirakan akan berangkat pada tahun 2050.

Meski demikian, diharapkan masyarakat tetap mendaftarkan diri untuk berangkat haji. Karena tidak menutup kemungkinan akan ada kuota tambahan dari pemerintah Arab Saudi untuk jamaah haji Indonesia.