Ada Tiket Lebih Murah, Tribun Penonton WSBK Dijamin Tak Dibedakan

230
Salah satu tribun penonton WSBK di Sirkuit Mandalika yang sedang dalam proses finishing pembangunan. Tribun ini bisa diakses penonton dengan harga tiket terjangkau. (Inside Lombok/istimewa)

Lombok Tengah (Inside Lombok) -Harga tiket nonton event balap World Superbike (WSBK) di Sirkuit Mandalika kini dibanderol dengan harga yang lebih murah. Harapannya semua masyarakat NTB bisa menonton event balap internasional tersebut di Sirkuit Mandalika.

“Ada keinginan masyarakat NTB untuk melihat secara langsung. Namun dirasakan dengan kondisi ekonomi di tengah pandemi, tiket untuk tiga hari itu berat. Sekarang harga tiket sudah lebih murah,” ujar Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno di Kuta Mandalika, Jumat (5/11/2021) pagi.

Saat ini, dengan harga Rp150 ribu saja warga NTB sudah bisa menonton WSBK. Karena tiket boleh dibeli per hari, yakni untuk tanggal 19, 20 dan 21 November selama pelaksanaan WSBK. Sebelumnya, harga tiket nonton WSBK yang paling murah yakni Rp795 ribu yang berlaku selama tiga hari.

“Sehingga kita mengapresiasi Pemda, ITDC dan MGPA untuk memecah penjualan tiket menjadi tiga bagian, yakni untuk tanggal 19 November sebesar 150 ribu, tanggal 20 atau hari kedua 200 ribu dan hari puncak atau ke tiga itu Rp300 ribu,” jelas Sandi.

Terpisah, Head of Marketing Mandalika Grand Prix Association, Aji Aditra Perdana mengatakan dengan pembelian tiket per hari tersebut, maka penonton dapat menonton tiga sesi selama event berlangsung. Di mana, untuk tanggal 19 atau hari pertama balapan adalah sesi latihan para pembalap di Sirkuit.

Kemudian untuk tanggal 20 adalah inspeksi trek lintasan dan kualifikasi siapa pembalap yang akan menduduki posisi terdepan. Adapun pada tanggal 31 atau hari ketiga adalah sesi balapan utama.

“Jadi pembeli tiket harian itu akan menonton sesuai dengan tanggal tiket yang dibeli. Tapi kan penonton kadang bukan ingin menyaksikan balapan. Tapi ingin merasakan sensasi di sirkuit internasional. Kalau dia tertarik untuk lanjut, bisa beli lagi tiketnya,” ujarnya.

Rencananya, penjualan tiket ini akan dilakukan secara offline di Bandara Lombok dan di Lombok Epicentrum Mall pada pekan depan. Tapi hal ini belum bisa dipastikan. Karena harus dilakukan persiapan tim yang akan melakukan penjualan.

Adapun untuk tempat duduk atau tribun penonton bagi yang membeli harian, akan berada di tempat yang sama dengan tribun penonton lain yang sesuai dengan harga tiket tiga hari.

“Lokasinya tetap sama. Nanti secara resmi dan detail akan kami sampaikan terkait dengan petanya, yang Rp150 ribu lokasinya di mana saja,” katanya.

Tribun yang akan diberikan kepada penonton dipastikan adalah tribun yang saat ini sedang dibangun. Bukan berarti karena harga tiketnya Rp150 ribu maka akan dibangun tribun baru yang kondisinya lebih jelek. Melainkan disesuaikan dengan kelas yang ada pada paket penjualan tiket untuk tiga hari.

“Tapi itu nanti petanya akan disampaikan kemudian. Yang jelas tiket yang dijual ini diluar pajak,” jelasnya. (irs)