Antisipasi Kemacetan Arus Balik Penonton MotoGP, Beberapa Ruas Jalan di Lobar Ditutup Hingga Jam 12 Malam

110
Polisi yang berjaga untuk rekayasa lalu lintas di beberapa ruas jalan di Lobar. Minggu (20/03/2022). (Inside Lombok/Istimewa).


Lombok Barat (Inside Lombok) – Untuk mengantisipasi kemacetan karena kepulangan para penonton MotoGP menuju hotel di Senggigi atau dua pelabuhan di Lombok Barat, Satlantas Polres Lobar siapkan rekayasa lalu lintas dan melakukan penutupan beberapa ruas jalan.

Penutupan dilakukan pada Minggu (20/03) malam, mulai pukul 17.00 Wita sampai dengan pukul 00.00 Wita. Untuk sementara, arah dari Mataram menuju bundaran GMS, Gerung ditutup.

Tidak hanya itu, kendaraan yang datang dari arah simpang tiga Imam Bonjol menuju ke arah simpang empat Baital Atiq, Gerung juga ditutup. “Dari bundaran penas menuju Dasan Geres ke arah bundaran GMS juga kami tutup,” kata Kasat Lantas Polres Lobar, IPTU Agus Rachman, Sabtu (19/03/2022).

Nantinya, kendaraan yang mengangkut para penonton MotoGP dari arah jalur BIL I, menuju ke Mataram atau penginapan di wilayah Senggigi akan diarahkan melalui jalur BIL II. Kemudian, kendaraan yang datang dari arah Mataram menuju ke GMS melalui jalan Dr. Soetomo, sesampai di simpang empat Rumak akan dialihkan ke arah Banyumulek, atau belok kiri ke arah Kediri.

“Untuk kendaraan yang datang dari arah barat atau dari arah Lembar menuju arah timur. Sesampai di simpang tiga Serumbung, kami arahkan belok kiri ke utara untuk mengurangi volume kendaraan di sepanjang jalur Yos Sudarso,” imbuh dia.

Sementara, arah menuju simpang empat Baital Atiq, Gerung ditutup total. “Nah untuk sisa kendaraan yang ada di jalan Ahmad Yani simpang empat Baital Atiq menuju arah timur, akan kami luruskan menuju bundaran Penas. Lalu kami arahkan lurus ke arah Babusalam,” papar Agus.

Sehingga ada batasan jam operaisonal bagi kendaraan logistik yang datang dari Lembar. Kata dia, hal itu sesuai dengan surat edaran Dishub Provinsi NTB.

“Apabila ada truk barang atau logistik yang baru tiba baik di Lembar atau pun Gili Mas, akan dihentikan sementara. Karena jam operasionalnya boleh dimulai pukul 22.00 Wita sampai dengan 05.00 Wita. Untuk mengurai kemacetan,” bebernya.

Pihaknya pun mengimbau agar masyarakat sama-sama mensukseskan pengamanan perhelatan MotoGP tersebut. “Kami harapkan dukungannya dalam bentuk taat terhadap peraturan berlalu lintas, mengikuti kebijakan rekayasa lalu lintas yang telah kami siapkan untuk menciptakan situasi yang kondusif,” pungkasnya. (yud)