Aparat Akan Tindak Tegas Pelaku Perusak Hutan

124
Dandim 1620/Lombok Tengah, Letkol Inf I Putu Tangkas Wiratawan, Rabu (3/2/2021). (Inside Lombok/Ida Rosanti)

Lombok Tengah (Inside Lombok)- Dandim 1620/Lombok Tengah, Letkol Inf I Putu Tangkas Wiratawan menegaskan, aparat akan menindak tegas pelaku perusakan hutan di wilayah selatan.

Penegasan itu disampaikan Dandim, Rabu (3/2/2021) terkait dengan kerusakan hutan lindung di sekitar Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika.

Hutan lindung yang beralih fungsi menjadi areal tanaman jagung itu disinyalir menjadi penyebab terjadinya banjir yang melanda desa Kuta dan sekitarnya pada Sabtu (31/2/2021) lalu.

“Kalau memang merusak lingkungan pasti akan diambil tindakan tegas dari pihak kepolisian,”ujarnya.

Sembari menambahkan kalau aparat kepolisian akan turun untuk mengecek kondisi di lapangan terkait dengan kerusakan tersebut. Dan pihaknya merekomendasikan untuk pemberian sanksi tegas bagi pihak-pihak yang merusak hutan.

“Kita berikan pemahaman dulu kepada masyarakat untuk menjaga hutan tapi kalau ditemukan ada pelanggaran hukum akan diambil tindakan tegas”,katanya.

Sementara terkait dengan aktivitas galian C yang terjadi di sekitar KEK Mandalika pihaknya mengaku akan melakukan pendalaman.

Begitu pula dengan dugaan aktivitas galian C di bukit-bukit di sekitar KEK Mandalika untuk material pembangunan jalan bypass Bandara-Mandalika dia menolak untuk berbicara lebih lanjut.

“Itu kita dalami dulu karena bukan kewenangan saya,”imbuhnya.

Di satu sisi, dia menilai bahwa bencana banjir yang terjadi belum lama ini di Lombok Tengah harus menjadi pecutan bagi masyarakat untuk menjaga kelestarian dan kebersihan lingkungan.

“Contohnya saja menjaga kebersihan di sekitar tempat tinggalnya. Juga kali-kali dan drainase. Sekarang ini drainase terutama di desa Kuta sudah semakin menyempit,”imbuhnya.

Pihaknya juga sudah menyalurkan bantuan kepada warga yang terdampak banjir di Desa Kuta dan sekitarnya.

Selain itu, personel TNI juga membantu masyarakat untuk membersihkan sisa-sisa banjir yang menumpuk di beberapa titik.

“Itu sudah kita lakukan membantu masyarakat yang terdampak,”katanya.