Arus Lalin Barang dan Penumpang di Pelabuhan Lembar Berkurang Akibat Pandemi

Situasi di Pelabuhan Lembar beberapa waktu lalu. (Inside Lombok/Yudina Nujumul Qur'ani)

Lombok Barat (Inside Lombok) – Adanya penurunan volume penumpang terutama barang yang bersandar di Pelabuhan Lembar turut memengaruhi pendapatan Pelindo III Lembar. Penurunan volume ini menjadi salah satu dampak akibat pandemi covid-19.

Tetapi, kata Baharuddin, selaku Direktur Utama (Dirut) Pelindo III Lembar mengungkapkan walaupun volume barang dan penumpang mengalami penurunan, tetapi pelabuhan Lembar hingga saat ini masih tetap beroperasi selama 24 jam. Namun dengan memerhatikan protokol kesehatan pencegahan covid-19.

“Untuk kesehariannya, kami tetap beroperasi melayani lalu lintas barang untuk Lombok dan NTB,” katanya saat di temui di pelabuhan Lembar, Kamis (13/08/2020)..

Berkurangnya volume ini diakuinya sebagai imbas dari pandemi covid-19. Sehingga arus kunjungan kapal yang bersandar di Lembar pun dapat dihitung jari.

“Bahkan untuk bulan ini, hanya ada dua unit kapal feri dari DLN yang berlabuh di Lembar” ungkapnya.

Walau demikian, Pelindo tetap siap melayani arus lalu lintas barang yang masuk melalui Lembar.
.
“Meski harus memburu risiko pendapatan yang jauh menurun” tandasnya.

Kendati mengalami pengurangan volume untuk barang dan penumpang, namun hingga saat ini masih tetap ada kapal yang beroperasi di Lembar.

“Kalau kapal yang beroperasi dan sering sandar di Lembar itu, kapal feri ada 2 dan kapal dari Pelni yaitu Egon itu tetap bersandar” sebutnya.

Bahkan untuk kapal kontainer, yang beroperasi saat ini jumlahnya tetap sama. Hanya saja volume kapal yang dibongkar yang mengalami penurunan.