Atensi Masalah Sampah, Bupati Lotim akan Tambah TPA

Bupati Lotim, M Sukiman Azmy saat ditemui disela-sela kegiatannya, di Selong, Senin (31/08/2020). (Inside Lombok/M.Deni Zarwandi).

Lombok Timur (Inside Lombok) – Bupati Lotim akan tambah lokasi Tempat Pembuangan Akhir (TPA). Hal ini disebabkan semakin bertambahnya volume sampah setiap harinya.

Bupati Lotim, M Sukiman Azmy mengatakan, masalah sampah yang ada di Lotim semakin memperihatinkan. Degan volume sampah yang begitu banyak serta lokasi TPA yang jauh. Bupati berencana akan membuat dua TPA tambahan.

“Kita akan buat TPA di sekitar wilayah Jerowaru dan Keruak, serta di sekitar Sambelia dan Pringgabaya,” katanya, di Selong, Senin (31/08/2020).

TPA yang akan dibuat di dua lokasi tersebut agar sampah dari selatan tidak perlu lagi jauh-jauh mengangkutnya ke Ijobalit. Bupati juga menegaskan, dengan sampah tersebut nantinya bisa mendatangkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari pengelolaan sampah.

“Kita menggandeng lembaga dalam pengelolaan sampah,” tuturnya.

Dikatakan Sukiman, PAD Lotim dari pengelolaan sampah ini masih sangat rendah dibandingkan dengan anggaran yang digelontorkan dalam pengelolaan sampah.

“Kita berikan MOU kepada lembaga tersebut selama satu tahun harus bisa menghasilkan PAD minimal sebanyak Rp3 miliar dari pengelolaan sampah,” tegasnya.

Jika lembaga yang ditunjuk sebagai pengelolaan sampah Lotim tidak bisa memberikan PAD yang ditargetkan, maka Bupati Lotim akan mencari lembaga lain yang lebih mampu.

Kedepan, Bupati akan meminta seluruh Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) untuk mengelola sampah di desa Masing-masing. Agar nantinya dapat menghasilkan pendapatan juga bagi desanya.

“Kita akan bekerjasama dengan Bumdes untuk pengelolaan sampah, agar nantinya PAD yang kita targetkan tercapai,” tutupnya.