Balap Motor Yunior Asia Challenge Digelar Sebagai Uji Coba Sebelum WSBK

Gubernur NTB, Dr. Zulkieflimansyah memimpin rapat persiapan World Superbike Rabu (29/9). (Inside Lombok/ist)

Mataram (Inside Lombok) – Sebelum pelaksanaan event WSBK, gelar kejuaraan balap motor yunior Asia Challenge akan digelar. Event ini akan berlangsung seminggu sebelum gelaran WSBK dan menjadi uji coba.

“Suksesnya balap motor Asia Challenge, awal suksesnya WSBK dan MotoGP,” kata Gubernur NTB Dr H Zulkieflimansyah usai Rapat persiapan WSBK di Pendopo Gubernur NTB, Rabu (29/9).

Gubernur NTB juga menyebut agar Dinas Perhubungan NTB menyiapkan Area Traffic Control System (ATCS), sebuah sistem pengendalian lalu lintas berbasis teknologi informasi. Ini akan berguna untuk engoptimalkan kinerja jaringan jalan dan koordinasi pengaturan lampu lalu lintas di setiap persimpangan.

Selain Dinas Perhubungan NTB, Gubernur juga meminta Dinas Pariwisata NTB untuk mengatur tempat duduk para penonton agar tidak berdesakan dan menghindari membludaknya penonton di satu tempat.

“Jadi kita harapkan semua OPD bisa terlibat. Karena kalau berharap dari ITDC hanya mengelola kawasan saja dan terbatas orangnya jadi kita juga turut berperan,” ujar orang nomor satu di NTB ini mengingatkan.

Terkait tiket gratis bagi para pelajar untuk kejuaraan balap motor Asia Challenge, Gubernur NTB menilai sesuatu yang wajar. Hal ini mengingat pembalap-pembalap dalam Asia Challenge ini kebanyakan anak-anak muda yang sebaya dengan usia pelajar SMA/SMK agar menjadi inspirasi bagi mereka ke depan yang berminat menjadi pembalap.