Baru Digarap 10 Persen, Vanili Terbaik Indonesia ada di NTB

86
Ilustrasi vanili (Image source : Info Agribisnis)

Mataram (Inside Lombok) – Setelah melakukan perbaikan produktivitas dengan pendampingan dari Balai Penelitian Tanaman dan Obat (Balittro), produksi vanili NTB dinyatakan menjadi salah satu yang terbaik di Indonesia. Kualitas ini terbukti dari ekspor vanili tujuan Amerika Serikat yang memasuki pengiriman ketiga di 2022 ini.

“Di NTB vanila bisa hidup dan jadi yang terbaik di Lombok-Sumbawa. Jadi tidak hanya harus tembakau, bahwa ada potensi-potensi lain yang punya harga pasar bagus,” ujar Sekda NTB, Lalu Gita Ariadi.

Dengan kembali mengekspor komoditas vanili yang merupakan salah satu produk unggulan di wilayah NTB, muncul harapan agar perekonomian di NTB terus semakin membaik. “Pemerintah daerah senantiasa memfasilitasi bagaimana proses-proses ekspor unggulan ini dapat terus kita tingkatkan,” ujarnya.

Kepala Balai Karantina Pertanian Kelas I Mataram, Arinaung juga menyampaikan capaian ekspor vanili NTB saat ini masih 10 persen dari keseluruhan potensi pasar yang bisa dihasilkan. Sehingga perkembangannya bisa terus digenjot.

“Oleh karena itu potensi kita sangat besar, kami menyampaikan juga temuan di lapangan bahwa ada potensi ekspor kita untuk vanili organik yang kita harapkan dapat dikembangkan, karena petani kita ternyata juga mampu menghasilkan vanili organik yang berkualitas internasional,” ujarnya.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi NTB, Heru Saptaji juga menyampaikan vanili yang dihasilkan petani di NTB berpotensi menggenjot ekspor non tambang. “Kalau kita lihat perjalannya, pada tahun 2020 sebesar 1.4 ton, kemudian di 2021 meningkatkan 2.4 ton, dan sekarang meningkat jadi 6.5 ton. Terjadi progres yang sangat signifikan,” ungkapnya.

Oleh karena itu, BI berkomitmen memastikan sisi hulu pertanian vanili bisa berjalan beriringan dengan program quality control yang melekat di dalamnya. Selain itu juga ingin melihat bagaimana turunan produk olahan dari vanili di NTB. Kemudian di sisi hilir pasar yang dibentuk juga diturunkan menjadi produk olahan turunan berupa powder vanili. Sehingga diharapkan petani-petani bisa ikut semakin berkembang. (r)