Bayi Kembar Siam di Lotim akan Dioperasi di Surabaya

58
Bupati Lotim, H M Sukiman Amy saat ditemui awak media di sela-sela kegiatannya, Senin (24/05/2021). (Inside Lombok/M.Deni Zarwandi).

Lombok Timur (Inside Lombok) – Pemisahan bayi kembar siam Anaya dan Inaya asal Desa Jurit, Kecamatan Pringgasela, Kabupaten Lombok Timur (Lotim) akan segera dilakukan. Mereka akan dibawa ke Surabaya untuk operasi pemisahan pada bulan Agustus mendatang.

Plt Direktur RSUD R Soedjono Selong, dr Tantowy Jauhari mengatakan, operasi pemisahan bayi kembar siam Anaya dan Inaya sebelumnya telah dijadwalkan untuk dilakukan di RSUD R Soedjono Selong, dengan bantuan tenaga dokter dan tim medis dari Surabaya. Akan tetapi terkendala situasi Covid-19, maka Anya dan Inaya akan diberangkatkan ke Surabaya.

“InsyAllah kita akan bawa Anaya dan Inaya pada bulan Agustus, kita bersama dengan 10 tim medis akan menjadi fasilitator keberangkatan maupun penjemputan bayi kembar tersebut,” jelas Tantowy saat ditemui awak media usai serah terima mobil ambulan CSR di Pendopo Bupati Lotim, Senin (24/05/2021).

Dikatakan Tantowy, saat ini kondisi kesehatan dari Anaya dan Inaya sendiri dalam kondisi baik, hanya saja kondisi tumbuh kembang sedikit terganggu akibat tubuhnya yang dempet tersebut.

Sedangkan untuk biaya operasi pemisahan Anaya dan Inaya membutuhkan dana Rp500 juta lebih untuk dapat melaksanakan operasi di Surabaya. Biaya pemisahan ke Surabaya lebih sedikit dibanding dengan operasi pemisahan di Lotim sendiri yang mencapai Rp1,5 miliar.

“Kalau di sini kan kita jadi penyelenggaranya, jadi anggaran yang dibutuhkan lebih besar karena harus mempersiapkan alat-alatnya juga. Tapi itu satu keuntungan bagi kita kalau dilaksanakan di sini, kita mempunyai alatnya dan bisa menangani hal serupa di daerah sendiri,” jelasnya.

Sementara itu, Bupati Lotim H M Sukiman Azmy mengatakan, untuk penanganan operasi Anaya dan Inaya, Pemkab Lotim siap membantu melalui APBD. Jika APBD masih belik optimal, maka kita akan siapkan dana melalui APBD perubahan.

“InsyaAllah kita akan membatu maksimal,” imbuhnya.

Tak hanya itu, bantuan CSR berupa mobil ambulans yang diterima oleh Pemkab Lotim akan pertama kali digunakan untuk operasional pemisahan Anaya dan Inaya ke Surabaya.

“Ini belum saya mau serahkan ke RS, tapi ambulans ini akan pertama kali akan digunakan untuk Anaya dan Inaya,” tutupnya.