Baznas Lotim Salurkan ZIS Kepada Gharimin

Bupati Lotim berikan ZIS ASN kepada para Gharimin, Senin (19/07/2021). (Inside Lombok/M.Deni Zarwandi).

Lombok Timur (Inside Lombok) – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Lombok Timur menyerahkan zakat, infaq, dan sadaqah (ZIS) yang berasal dari gaji ke-13 ASN Lombok Timur kepada sejumlah ASN yang termasuk dalam golongan Gharimin atau yang memiliki beban hutang, untuk memenuhi kebutuhan pribadi yang tidak dapat dihindarkan.

Bupati Lombok Timur H M Sukiman Azmy menyampaikan jumlah yang diterima masing-masing Gharimin dinilai sangat kecil dan tidak dapat memenuhi seluruh kebutuhan para penerima. Dikarenakan ZIS yang terkumpul akan didistirbusikan kepada seluruh ASN yang termasuk golongan Gharimin di Lotim.

” Penerima di Dikbud saja jumlahnya mencapai 200 orang, dengan total ZIS yang diserahkan sebesar Rp500 juta,” ucap Sukiman pada saat Menyerahkan Zis kepada sejumlah Gharimin di Pondopo Bupati, Senin (17/07/2021).

Selain diserahkan kepada Dikbud Lotim, ZIS tersebut juga akan disalurkan kepada ASN yang ada Dinas Kesehatan dan OPD lainnya dengan nilai Rp500 juta.

Dirinya berharap, Bantuan tersebut membantu meringankan beban para penerima, terlebih di tengah Pandemi saat ini yang berdampak pada perekonomian masyarakat.

Selain memberikan bantuan ZIS kepada ASN, Pemkab Lotim juga akan menyalurkan 150 ton beras kepada masyarakat dan 30 ton bagi Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) dan Panti Asuhan.

“Ketika solat idul adha dan penyembelihan maupun pembagian hewan kurban nanti saya harap tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat,” pesan Sukiman.

Sementara, Ketua Baznas Lombok Timur Ismmul Basar menyampaikan, dalam pengumpulan ZIS Baznas Lotim telah melakukan berbagai inovasi, diantaranya dengan menempatkan petugas ZIS di masing-masing kecamatan.

“Selain itu Baznas juga punya sentral pengembangan ekonomi ummat di Terara, dan mengoptimalkan masjid sebagai sentral pengembangan ekonomi ummat,” katanya.

Kata dia, Penyerahan ZIS tersebut menjadi bagian pengembangan kegiatan Baznas, dengan mendistribusikan kembali ZIS kepada ASN yang lebih membutuhkan yang berasal dari ASN juga.