Beredar Hoaks Seorang Karyawan di KEK Mandalika Ambruk Setelah Divaksin

Unggahan hoaks tentang dampak vaksinasi covid-19 di Loteng. (Inside Lombok/Istimewa)

Lombok Tengah (Inside Lombok)- Di media sosial, beredar informasi yang menyebut seorang karyawan di PT WIKA Mandalika menjadi korban vaksin Covid-19.

Tulisan diunggah oleh akun Facebook Yuni Yunita pada Senin (18/1/2021). Unggahan tersebut juga menampilkan seorang pasien pria yang sedang dirawat dengan bantuan tabung oksigen. Begini narasinya:

“Terpaksa saya posting. Bukan karena apa, tapi ini, tapi ini bukti bahwa vaksin itu tidak membuat tubuh kita jadi kebal. Malah pasca vaksin beberapa waktu lalu dia merasakan pusing dan badan panas. Semalam pingsan dan dibawa ke rumah sakit. Pasien ini bekerja di PT WIKA Mandalika. Semoga tidak terjadi apa-apa terhadap orang lain yang sudah menjalani vaksin”, tulisnya dalam unggahan di akun facebooknya.

Postingan tersebut kemudian mendapat perhatian dari warganet. Karena vaksin Covid-19 sampai saat ini belum tiba di Lombok Tengah yang merupakan lokasi pengembangan KEK Mandalika.

Vaksinasi Covid-19 di Lombok Tengah rencananya akan dilakukan pada bulan Februari 2021 mendatang, seperti yang disampaikan oleh Kabag Humas dan Protokol Setda Lombok Tengah beberapa waktu lalu.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Lombok Tengah, AKP I Putu Agus Indra mengatakan, pihaknya perlu berkoordinasi dulu dengan Dinas Kesehatan Lombok Tengah untuk mendapatkan kejelasan apakah vaksinasi sudah dimulai atau tidak di Bumi Tatas Tuhu Trasna tersebut.

“Kami akan koordinasi dulu dengan Dikes. Pastikan dulu dengan Dikes apakah ini sudah ada vaksin atau tidak,”ujarnya.

Namun demikian, kalau ada hal-hal atau tindakan yang bisa meresahkan masyarakat, dia meminta untuk dilaporkan ke Polres Lombok Tengah untuk ditindaklanjuti.

Sementara itu, akun Yuni Yunita belakangan menghapus unggahannya di media sosial. Di meminta maaf kepada masyarakat dan menyatakan tidak bermaksud untuk menyebar hoaks.

“Karena saudara dari karyawan sakit. Adiknya bilang dia sakit setelah diperiksa tusuk hidung (swab) dan vaksinnya entah benar disuntik atau tidak,”katanya.