BI: Permintaan Uang Meningkat Menjelang Lebaran di NTB

Mataram (Inside Lombok) – Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Nusa Tenggara Barat Achris Sarwani mengatakan permintaan uang dari perbankan untuk kebutuhan masyarakat menjelang Idul Fitri 1441 Hijriah mengalami peningkatan.

“Permintaan uang dari perbankan ke Bank Indonesia pada kurun waktu 24 April sampai dengan 15 Mei 2020 atau awal Ramadhan hingga menjelang Idul Fitri 2020 mengalami peningkatan,” kata Achris, di Mataram, Senin.

Ia menyebutkan jumlah uang keluar (outflow) dari Bank Indonesia kepada perbankan di NTB pada periode 22 hari Ramadhan sebesar Rp1,5 triliun atau meningkat 6 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp1,4 triliun.

Hal itu berbeda dengan periode 13 Ramadhan sebelumnya, di mana tercatat jumlah uang keluar mengalami penurunan sebesar 11 persen dibandingkan tahun lalu.

Menurut Achris, tingginya uang keluar pada periode 22 Ramadhan disebabkan oleh peningkatan permintaan uang pecahan besar (UPB) dari perbankan yang mencapai Rp1,4 triliun atau meningkat 12 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya.

“Tingginya peningkatan uang keluar untuk UPB tersebut guna memenuhi kebutuhan uang tunai dalam rangka pembayaran tunjangan hari raya, gaji dan khususnya penyaluran program Bantuan Sosial Tunai (BTS) dari pemerintah,” ujarnya.

Ia juga menjelaskan tujuan dari BST adalah agar masyarakat yang terdampak pandemi COVID-19 tetap memiliki daya beli terhadap bahan kebutuhan pokok.

Adapun pemenuhan terhadap kebutuhan bahan pokok oleh masyarakat dimaksud, diharapkan dipasok oleh pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) lokal, sehingga memberikan kemanfaatan terhadap perekonomian NTB. (Ant)