BKPSDM: Tes SKB CPNS Mataram Dilaksanakan Sesuai Protokol COVID-19

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Mataram Baiq Nelly Kusumawati. (Foto: Inside Lombok/ANTARA/Nirkomala)

Mataram (Inside Lombok) – Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat, menyebutkan, kegiatan tes seleksi kompetensi bidang (SKB) calon pegawai negeri sipil (CPNS) akan dilaksanakan sesuai protokol COVID-19.

“Semua peserta diwajibkan menerapkan protokol kesehatan COVID-19. Tidak ada rapid test COVID-19,” kata Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Mataram Baiq Nelly Kusumawati, di Mataram, Selasa.

Pernyataan itu dikemukakan untuk menjawab berbagai pertanyaan dari sejumlah calon peserta tes SKB CPNS untuk formasi Tahun 2019, yang menyebutkan peserta tes SKB harus mengikuti rapid test COVID-19.

Nelly mengatakan, berdasarkan informasi dari Kantor Regional X menyatakan kegiatan tes SKB CPNS direncanakan mulai pada Bulan September sampai Oktober 2020, termasuk untuk peserta rekrutmen lembaga vertikal.

Dalam informasi itu juga disebutkan ketentuannya semua peserta harus mengikuti protokol COVID-19, seperti menggunakan masker, sarung tangan dan pelindung wajah yang dibawa sendiri.

“Perlengkapan protokol COVID-19 itu dibawa sendiri oleh peserta, karena kami tidak menyiapkan, kecuali masker untuk peserta yang lupa membawa,” katanya.

Selain itu, ketentuan menjaga jarak mengharuskan semua daerah menambah waktu pelaksanaan tes dari rencana tiga hari menjadi enam hari dengan mengurangi jumlah peserta dalam setiap ruangan. Misalnya, satu ruangan kapasitasnya 50 orang dikurangi menjadi 20 hingga 25 orang.

Di samping itu, kedatangan peserta juga diminta lebih awal, yakni satu jam sebelum kegiatan tes dimulai, sebab harus dilakukan beberapa tahapan, antara lain tandatangan dengan barcode sebab tidak ada tandatangan manual.

Kemudian dilakukan pemeriksaan suhu tubuh dengan standar 37,5 derajat Celsius, sedangkan peserta dengan suhu tubuh di atas itu harus disiapkan ruang khusus dengan isi maksimal empat orang.

“Karena itulah, kami segera berkoordinasi dengan SMKN 3 Mataram sebagai lokasi pelaksanaan tes SKB CPNS, agar bisa menyiapkan ruang khusus untuk peserta yang berdekatan dengan ruang utama,” katanya.

Lebih jauh, Nelly menyebutkan jumlah peseta CPNS Kota Mataram yang akan mengikuti tes SKB sebanyak 619 orang, untuk formasi guru, tenaga kesehatan dan tenaga teknis.

“Dari 619 orang itu, akan merebut 275 formasi yang ada, meliputi formasi guru 177, tenaga kesehatan 76 dan tenaga teknis 22 orang,” katanya. (Ant)