BKPSDM: Tes SKB CPNS Mataram Dimulai 20 September

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Mataram Baiq Nelly Kusumawati. (Inside Lombok/ANTARA/Nirkomala)

Mataram (Inside Lombok) – Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat, mengatakan, kegiatan tes seleksi kompetensi bidang (SKB) calon pegawai negeri sipil (CPNS) rekrutmen formasi tahun 2019, dimulai 20 September 2020.

“Kegiatan tes SKB dijadwalkan berlangsung selama 5 hari yakni mulai 20 sampai 25 September 2020 di SMKN 3 Mataram. Semua prosedur kami laksanakan sesuai protokol COVID-19,” kata Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Mataram Baiq Nelly Kusumawati di Mataram, Selasa.

Selain mentaati protokol COVID-19, dengan penggunakan masker dan menjaga jarak, salah satu tahapan tes SKB yang harus dimiliki peserta adalah membawa hasil tes cepat COVID-19.

Terkait dengan itu, katanya, sebanyak 619 peserta tes SKB CPNS harus melakukan rapid test (tes cepat) COVID-19. Kegiatan tes cepat COVID-19, dijadwalkan mulai pada tanggal 9 September 2020.

Kegiatan rapid test COVID-19, bekerjasama dengan pihak RSUD Kota Mataram dan Dinas Kesehatan Kota Mataram. Karenanya, tes cepat COVID-19 dapat dilakukan di 11 puskesmas se-Kota Mataram, dengan pelayanan gratis.

“Pelayanan test cepat kita bagi dua, yakni 200 orang di Dinas Kesehatan Kota Mataram dan 400 orang di RSUD Mataram. Sedangkan, 19 orang peserta mengikuti tes UPT masing-masing daerah karena berasal dari luar daerah,” katanya.

Menurutnya, para peserta tes SKB CPNS formasi 2019, diwajibkan melakukan tes cepat COVID-19, bertujuan untuk memetakan peserta yang reaktif dan non-reaktif COVID-19.

“Dengan demikian, kita bisa tahu ke ruang mana peserta akan diarahkan untuk mengikuti tes,” katanya.

Nelly mengatakan, peserta dengan hasil tes cepat COVID-19, reaktif akan dijadikan satu ruangan dengan peserta yang terindikasi pada hari H pelaksanaan tes memiliki suhu tubuh 37,5 derajat celsius.

“Jadi ada dua ruang tes yang kita siapkan, satu untuk peserta dengan kondisi sehat dan normal, satu ruangan untuk peserta yang reaktif, positif serta memiliki suhu tubuh di atas 37,5 derajat,” ujarnya.

Dari 619 orang peserta SKB itu, ujar Nelly, mereka akan memperebutkan 275 formasi yang ada, meliputi formasi guru tercatat sebanyak 177, tenaga kesehatan 76 dan tenaga teknis 22 formasi. (Ant)