BMKG Keluarkan Peringatan Dini Cuaca Ekstrem, Waspada Banjir dan Longsor

Lombok Tengah (Inside Lombok) – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) stasiun meteorologi Zainuddin Abdul Madjid mengeluarkan peringatan dini cuaca di wilayah NTB pada Sabtu, 6 Februari 2021.

Peringatan dini tersebut dikeluarkan BMKG agar masyarakat waspada peningkatan kecepatan angin di wilayah NTB.

“Diimbau untuk masyarakat, terutama yang beraktivitas di luar ruangan, sebaiknya dikurangi dahulu karena rawan terjadi pohon tumbang, angin kencang, hujan, banjir, serta tanah longsor,”kata Koordinator Observasi dan Informasi BMKG, I Putu Sumiana kepada Inside Lombok, Jum’at (5/2/2021) di Praya.

Potensi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat, petir dan angin kencang di sebagian wilayah kabupaten kota di NTB terjadi pada pagi hingga malam hari.

Selain itu waspadai gelombang tinggi yang mencapai dua meter lebih di selat Lombok bagian Utara dan Selatan, selat alas bagian utara dan selatan, perairan utara Sumbawa dan, samudra Hindia selatan NTB dan selat Sape bagian utara dan selatan.

“Begitu pula yang beraktivitas di pantai atau laut, diperkirakan gelombang laut akan cukup tinggi hingga beberapa hari ke depan”, jelasnya.

Dia menerangkan cuaca ekstrem ini berpotensi terjadi hingga 3-5 hari ke depan. Kondisi ini tidak hanya terjadi di wilayah NTB. Namun juga merata di wilayah NTT, Bali dan Jawa.

Selain sudah pada fase puncak musim hujan, kondisi ini juga ditambah oleh adanya pola tekanan rendah (pusaran angin) di daerah Australia. Sehingga mengakibatkan bertambahnya kecepatan angin di sekitar NTB.

Sementara suhu permukaan laut di wilayah perairan NTB dan sekitarnya berkisar antara 28.0 derajat celcius sampai dengan 30.0 derajat celcius.

Sedangkan angin permukaan di wilayah NTB bertiup dengan variasi arah dominan dari barat daya-utara, dengan kecepatan angin maksimum mencapai 40 km/jam.

“Pertumbuhan awan hujan masih berpotensi terjadi di wilayah NTB dengan intensitas hujan ringan hingga lebat,”katanya.