BPBD Lotim Targetkan Pengerjaan RTG Rampung Pada Bulan Maret

Lombok Timur (Inside Lombok) – Bantuan Rumah Tahan Gempa (RTG) bagi para korban yang terdampak gempa bumi Lombok pada tahun 2018 sudah memasuki tahap ke dua. Semua proses sudah rampung, hanya menyisakan pengerjaan RTG tersebut yang ditargetkan selesai sebelum target dari pusat berakhir.

Kepala Pelaksana BPBD Lotim, Toni Satria Wibawa mengatakan, semua penerima manfaat di SK37 atau pada tahap kedua tersebut sudah terlaksana dengan baik dan sudah mendistribusikan dana perbaikan kepada semua penerima manfaat tersebut. Sedangkan untuk pengerjaan Rumah Tahan Gempa (RTG) tersebut sedang dalam proses pengerjaan.

“Target kita pengerjaan itu akan rampung pada bulan Maret mendatang sebelum target pengerjaan dari pusat pada bulan April berakhir,” jelas Toni saat ditemui Inside Lombok di Kantor BPBD Lotim, Rabu (17/02/2021).

Dengan begitu, lanjut Toni, pada bulan akhir target dari pusat pada bulan April tersebut, pihaknya fokus untuk merapikan laporan-laporan pertanggungjawaban pengerjaan secara administratif.

Sementara itu, untuk jumlah penerima manfaat RTG di Lotim tersebut mencapai 2.620 KK, dengan total anggaran sekitar Rp58 miliar lebih. Semua anggaran tersebut, kata Toni, sudah terdistribusikan semuanya kepada para penerima manfaat.

“Ada tiga kriteria yang mendapat bantuan yaitu, rumah rusak ringan, rusak sedang, dan rusak berat,” katanya.

Toni menyebutkan, kriteria rumah rusak berat di Lotim akibat gempa mencapai 500 unit lebih, rusak sedang sebanyak 700 lebih, dan sisanya didominasi oleh rumah dengan kriteria rusak sedang.

“Kita di Lotim memang yang paling banyak yaitu rumah rusak ringan,” jelasnya.

Rumah yang terdampak gempa pada tahun 2018 lalu tersebut hampir berdampak di semua kecamatan, akan tetapi wilayah yang paling parah terdampak yaitu di wilayah Sembalun, Sambelia, dan Montong Gading.