Bupati Lotim Belum Tandatangani Maklumat Shalat Ied di Masjid dari MUI

373
H.M Sukiman Azmy, Bupati Lombok Timur, Selong(18/05/2020). (Inside Lombok/M.Deni Zarwandi)

Lombok Timur (Inside Lombok) – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Lombok Timur, membacakan maklumat dan meminta kepada Bupati Lombok Timur untuk membuka masjid untuk pelaksanaan ibadah. Rencananya uji coba shalat berjamaah akan dilakukan pada hari Jumat.

MUI Lotim yang diketuai TGH Ishak Abdul Gani juga membacakan surat edaran dari fatwa MUI Pusat nomor 28 tahun 2020 tentang panduan kaifiat takbir dan shalat idul fitri saat pandemi covid-19.

Namun, Bupati Lombok Timur belum bisa menandatangani langsung maklumat dari MUI tersebut. Bupati meminta kepada MUI Lotim untuk menunggu hasil kajian dari uji coba dibukanya masjid kembali pada hari Jumat esok dengan konsep satu desa satu masjid dan akan melaksanakan Thermo gun bagi para jamaah.

Disisi lain dari hasil pemaparan Kapala Dinas Kesehatan Lotim, Dr Hasby Santoso mengatakan, penurunan angka positif di Lotim tinggal dua dan berharap agar tidak bertambah lagi. Ia juga mengatakan tinggal sebentar lagi Lotim akan terbebas dari covid-19.

“Dengan hasil ini kita berikan pelonggaran pembatasan dengan diberikan ketentuan bersyarat,” ucapnya.

Masjid sendiri akan disemprot oleh tim dari Dinas Kesehatan dan memastikan kepada para jamaah untuk membawa sajadah sendiri.

Bupati Lotim, M Sukiman Azmy dengan tegas menjelaskan, beberapa syarat untuk bisa melaksanakan shalat idul fitri di masjid yaitu dua pasien positif yang dirawat harus sembuh total. Jika hasil pemantauan di pos penjagaan menunjukkan banyak hasil reaktif shalat Id ditiadakan. Jika banyak hasil reaktif orang-orang di pasar, dan jika banyak hasil rapid test yang dilaksanakan di masjid menunjukkan hasil reaktif, maka shalat Id di masjid ditiadakan.

“Kami mohon maaf kepada bapak ketua MUI belum bisa menandatangani langsung maklumat dari MUI,” terangnya.

Pada Jumat malam esok Bupati akan mengambil keputusan apakah Idul Fitri dirayakan di masjid atau tidak. Tentu dengan melihat terlebih dahulu aspek-aspek tersebut.

Uji coba pembukaan masjid akan mulai dicoba pada Jumat esok untuk melihat hasil rapid dari masyarakat apakah akan ditemukan hasil reaktif atau tidak.