Bupati Lotim Tutup Semua Sekolah Jenjang PAUD-SMP Mulai Rabu

94
Bupati Lotim saat ditemui di sela-sela kegiatannya di Kantor Bupati Lotim, di Selong (26/01/2021). (Inside Lombok/M.Deni Zarwandi).

Lombok Timur (Inside Lombok) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lombok Timur (Lotim) mulai mengambil langkah cepat antisipasi penyebaran Covid-19 dengan menutup sekolah sementara. Sebab dari hasil pantauannya, masih banyak sekolah yang tidak terapkan prokes (protokol kesehatan). Untuk itu, Pemkab Lotim mulai menutup sekolah pada Rabu (27/01/2021).

Bupati Lotim, HM Sukiman Azmy mengatakan bahwa dari hasil pantauan yang dilakukan saat pelaksanaan simulasi pembelajaran di sekolah. Masih banyak sekolah yang tidak menerapkan protokol kesehatan pencegahan penularan Covid-19.

“Kita akan tutup sekolah mulai esok,” jelasnya kepada awak media seusai memimpin rapat di Kantor Bupati Lotim, Selasa (26/01/2020).

Dikatakannya, sekolah yang di Lotim masih banyak yang tidak menerapkan protokol kesehatan. Hanya 15 persen yang baru menerapkan prokes sekolah dengan baik pada proses belajar tatap muka dan 85 persen sekolah masih belum mematuhi prokes.

“Untuk itu, semua jenjang sekolah SMP ke bawah, kami tutup sampai dengan tanggal 1 Februari mendatang,” tegasnya

Adapun untuk memulai aktivitas pembelajaran tatap muka, kepala sekolah harus terlebih dahulu menandatangani surat pernyataan dan bersedia menerapkan prokes yang baik di sekolah nantinya.

Bupati Lotim juga akan memberikan sanksi kepada sekolah yang sudah diberikan izin melaksanakan KBM tatap muka, namun melanggar surat pernyataan dan tidak mematuhi prokes. Tak tanggung-tanggung, sanksi yang diberikan Bupati Lotim yaitu memberhentikan jabatannya menjadi kepala sekolah.

“Kita akan berikan sanksi administrasi, dan juga pemberhentian jabatannya menjadi kepala sekolah,” imbuhnya.