Di Mataram, Sampah Sungai Menumpuk Sampai Empat Truk

Kepala Dinas PUPR Kota Mataram, Miftahurrahman Senin (18/10). (Inside Lombok/Azmah)

Mataram (Inside Lombok) -Perilaku masyarakat yang buang sampah di sungai masih banyak ditemukan. Berdasarkan data Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Mataram, dalam sehari sampah yang diangkut oleh petugas mencapai empat dump truk.

Kepala Dinas PUPR Kota Mataram, Miftahurrahman Senin (18/10) di Mataram, mengatakan empat unit truk sampah yang diangkut tersebut hanya di Sungai Jangkuk. Pasalnya, di lokasi tersebut sudah dipasangkan jaring. Sehingga sampah yang terbawa aliran langsung terkumpul di satu tempat.

Pemasangan jaring ini juga untuk mempermudah dalam pengangkutan sampah di sungai. “Kalau di Ampenan itu, posisi sampai saat ini bisa sampai empat dump truk. Sungai Jangkuk di Ampenan, numpuk di jaring kan,” katanya.

Beberapa hari ini, lanjut Mifta, pembuangan sampah di sungai sudah mengalami penurunan. Hal ini berdasarkan jumlah sampah yang diangkut sebanyak dua dump truk. “Saya melihat ada penurunan sampah yang dibuang ke sungai. Biasanya kan sebelumnya empat dan sekarang sudah ada dua,” jelasnya.

Untuk mengurangi pembuangan sampah ke sungai, Dinas Lingkungan Hidup Kota Mataram sudah mulai melakukan pertemuan dengan pihak lingkungan. Pertemuan tersebut untuk memberikan sosialisasi kepada masyarakat terkait tidak lagi membuang sampah ke sungai.

“Pertemuan dengan lingkungan tidak lagi buang sampah disitu,” ujarnya. Berdasarkan data Dinas Lingkungan Hidup, produksi sampah di Kota Mataram mencapai 335 ton per hari. Dari jumlah tersebut, sebanyak 250 ton yang mampu terangkut ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA). Selebihnya masyarakat masih membuangnya ke sungai.