Dinilai Tak Transparan Dana COVID-19, Ratusan Warga Montong Baan Selatan Demo Kadesnya

Ratusan warga Desa Montong Baan Selatan, Kecamatan Sikur, Lombok Timur yang tergabung dalam Gerakan Masyarakat Montong Baan Selatan (Rampas) melakukan aksi demo ke kantor Desa Montong Baan, Rabu (08/07/2020).

Lombok Timur (Inside Lombok) – Ratusan warga Desa Montong Baan Selatan, Kecamatan Sikur, Lombok Timur yang tergabung dalam Gerakan Masyarakat Montong Baan Selatan (Rampas) melakukan aksi demo ke kantor Desa Montong Baan, Rabu.

Mereka menuntut agar desa transparan terkait dana bantuan COVID-19, termasuk Badan Usaha Milik Desa (BUMdes) dan Pendapatan Asli Desa (PADes).

Dalam aksinya, warga membawa pamflet dan spanduk berbagai tuntutan, termasuk melantunkan Salawat Thibbil Qulub.

aksi warga ini mendapatkan pengawalan ketat aparat kepolisian guna mengantisipasi hal yang tidak diinginkan.

“Kami minta transparansi Desa masalah Data penerima COVID-19, BUMdes dan PAdes yang sampai saat ini masih belum dilakukan pihak desa kepada mayarakatnya,” ungkap Koordinator aksi LM Suryadi dalam orasinya di depan kantor Desa Montong Baan Selatan.

Massa aksi juga mengatakan kedatangan kami ke kantor desa sebagai bentuk kepedulian atas permasalahan yang terjadi di desa itu. Sehingga masyarakat beramai-ramai datang untuk mempertanyakan kepada desa atas persoalan yang terjadi di desa saat ini.

Bahkan mereka mengancam akan membongkar semua permasalahan
yang ada di Desa Montong Baan Selatan ini agar publik mengetahuinya

“Masyarakat berhak mengetahui,apalagi ini bersangkutan erat dengan hajat orang banyak,” ucap Mukhtar Kholik dalam orasinya.

Selain mempertanyakan masalah bantuan dana COVID-19, massa aksi juga menyuarakan terkait permasalahan dana yang nilainya ratusan juga yang di melontarkan untuk Bumdes.

“Harusnya Bumdes itu bisa mendapatkan PADes untuk kemajuan di desa, tapi dalam kenyataan tidak pernah ada,” tambah Mukhtar Kholidi.

Setelah puas berorasi, perwakilan pendemo diterima Camat Sikur, L Putra dan Kades Montong Baan Selatan, Jumesah.

Kedes menjelaskan terhadap permasalahan yang dituntut warga tentunya berterima kasih untuk kemajuan di desa yang dipimpinnya.

“Permasalahan yang disampaikan para pendemo ini akan menjadi bahan evaluasi kami ke depannya,” ucap kades di hadapan perwakilan pendemo.

Karena menurutnya, sebagai manusia tidak luput dari permasalahan dan kekurangan yang tentunya akan diperbaiki ke depannya untuk lebih baik.

“Apa yang menjadi aspirasi masyarakat akan menjadi acuan kedepannya untuk bekerja lebih baik,” tandasny.

Sementara, Camat Sikur, L Putra meminta agar permasalahan yang ada di Desa Montong Baan Selatan untuk menyelesaikan dengan baik dengan membuahkan solusi untuk kemajuan di desa ke depannya.‎

Kemudian setelah puas menyampaikan aspirasi massa dan menerima penjelasan massa akhirnya membubarkan diri tertib. (Ant)