Diskop Loteng Tutup Pendaftaran Banpres

Warga masih mendatangi kantor Dinas Koperasi untuk mendaftarkan diri sebagai penerima bantuan presiden Rp2,4 juta, Senin (26/10/2020). (Inside Lombok/Ida Rosanti)

Lombok Tengah (Inside Lombok)- Dinas Koperasi dan UMKM Lombok Tengah (Loteng) memutuskan untuk menutup pendaftaran bantuan presiden (banpres) Rp2,4 juta melalui jalur Pemda mulai Senin (26/10/2020).

Hal itu dilakukan meski masyarakat masih berduyun-duyun mendatangi kantor Dinas Koperasi yang berada di gedung C kantor Bupati Lombok Tengah tersebut untuk mendaftarkan diri sebagai penerima banpres tersebut.

Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Loteng, H. Ikhsan, Senin (26/10/2020) di kantornya mengatakan, alasan pihaknya menutup pendaftran penerima banpres karena usulan yang ada saat ini sudah sangat banyak.

“Dari hasil perengkingan di bulan September itu, kita tertinggi pengusulan penerima Banpres banyaknya 53.349 “,kata Ikhsan.

Untuk itu, pendaftaran baru ditutup agar pihaknya bisa menginput dan mengusulkan data-data warga yang sudah lebih dahulu mendaftar. Jumlahnya diperkirakan sekitar empat ribuan.

“Daripada terus ditumpuk dan ditumpuk (berkas usulan) warga tapi tidak bisa diinput kan percuma”, katanya.

Selain meng-input data warga, pihaknya juga harus mengeluarkan rekomendasi bagi ribuan warga yang uang banpresnya sudah ada di rekening.

Namun, banpres tersebut tidak bisa dicairkan karena ada kesalahan NIK dan juga nomor HP. “Kita harus buat surat keterangan agar uang itu bisa dicairkan oleh BRI”,katanya.

Meski demikian, bagi warga yang datang menyerahkan berkas pendaftaran ke Kantor Diskop UMKM tetap diterima. Tapi dia tidak bisa menjanjikan bantuan tersebut bisa didapatkan.

“Kita minta mereka berdoa agar bisa dapat bantuan ini. Kita akan usahakan untuk input datanya. Mungkin bisa masuk ketika ada calon penerima lain yang batal dapat”,kata Ikhsan.

Selain dari Dinas Koperasi, data penerima banpres ini juga bersumber dari BRI, PT Permodalan Nasional Madani (PMN) dan juga pegadaian.