Dispar : Balai Jalan Segera Tangani Spot Senggigi View yang Ambles

159
Kepolisian saat memasang police line di spot Senggigi View yang bawahnya alami ambles. (Inside Lombok/Istimewa).

Lombok Barat (Inside Lombok) – Dinas Pariwisata (Dispar) Lobar sebut penataan kawasan Senggigi telah melalui kajian yang matang. Namun yang juga masih menjadi persoalan, lantaran lahan yang ada di bawah spot Senggigi View yang saat ini ambles merupakan lahan milik perorangan.

Dari hasil rapat, pihak rekanan bersama balai jalan akan melakukan penanganan segera untuk kawasan yang mengalami ambles sepanjang 18 meter itu. Terlebih proyek itu saat ini masih dalam masa pemeliharaan dan masih menjadi kewajiban pihak ketiga.

Namun yang akan mengatasi persoalan ambles itu akan ada di balai jalan. Sementara Pemda dalam hal ini Dispar serta Dinas PU dan pemerintah desa setempat akan melakukan komunikasi dengan pemilik lahan.

Pemda ingin membantu mengamankan lahan tersebut dari ancaman abrasi. Karena lahan tersebut sebagai penopang langsung kekuatan jalan raya yang merupakan hak publik.

“Kita perencanaannya sudah matang, tapi dari aspek itu (lahan milik orang) yang dialognya tidak clear. Sehingga pekerjaan oleh balai jalan, jadi seperti hari ini” beber Kadispar Lobar, H. Saepul akhkam, saat dikonfirmasi di ruang kerjanya, Selasa (02/02/2021).

Ia menyebut kondisi proyek dari segi pekerjaan utamanya tidak ada masalah. Namun, yang mengalami ambles itu merupakan talud yang dibuat oleh pemilik lahan tersebut.

“Jadi yang wajib diperbaiki oleh pihak ketiga (rekanan) itu yang menjadi pekerjaannya saja” jelas dia.

Tetapi untuk anggaran perbaikan dari balai jalan sendiri, Akhkam mengaku belum mengetahui pastinya.

“Tidak ada untungnya pemilik lahan itu mempertahankan kondisi lahannya seperti itu. Karena struktur konturnya lemah dan berpasir. Jadi kita ikuti perencanannya balai jalan saja, untuk mengamankan jalan ini” paparnya.

Lahan milik perorangan tersebut tidak akan diganggu gugat karena yang difokuskan adalah perbaikan untuk mengamankan jalan supaya kerusakan tidak semakin parah. Supaya tidak terjadi longsoran lagi.

“Jadi yang menjadi patokan perbaikan itu yang ambles 18 meter ini untuk penanganan segera. Tapi totalnya akan sampai ke Sheraton dan beronjong di sepanjang kawasan itu. Karena kita mau mengamankan semuanya” tandas dia.

Dirinya menyebut, penanganan segera untuk kawasan ambles itu rencananya akan dimulai besok pagi. Dengan sistem memperkuat terlebih dahulu talud yang ada di lahan milik pribadi itu. Sembari proyek perbaikan dari balai jalan berproses.