Dua Perusahaan Tetapkan Harga Tembakau untuk Petani Lotim

Kepala Bidang Perkebunan Distan Lotim, di Selong, Rabu (09/09/2020). (Inside Lombok/M.Deni Zarwandi).

Lombok Timur (Inside Lombok) – Dua perusahaan rokok yaitu PT Bentoel dan PT Djarum telah tetapkan harga tembakau bagi petani tembakau di Lombok Timur (Lotim).

Kepala Bidang Perkebunan Dinas Pertanian (Distan) Lotim, Masri mengatakan, sampai saat ini baru dia perusahaan yang telah menetapkan harga tembakau para petani dari 11 perusahaan. Untuk harga yang ditetapkan oleh PT Djarum dari Rp18.000-Rp43.500 per Kg, sedangkan untuk PT Bentoel berkisar Rp8.500 – Rp.43.000.

“Harga berbeda tergantung dari kualitas tembakau petani,” ucapnya saat ditemui di ruangannya, di Selong (09/09/2020).

Kualitas tembakau di PT Djarum sendiri sebanyak 34 klasifikasi, sedangkan PT Bentoel memiliki klasifikasi sebanyak 43. Sehingga harga dilihat dari klasifikasi kualitas tembakau.

“Meskipun dilanda Pandemi Covid-18. Namun harga tembakau yang ditetapkan oleh dua perusahaan tersebut masih dama dengan harga tahun lalu,” katanya.

Dikatakannya, hingga saat ini pihak Distan belum mengetahui berapa jumlah tembakau petani yang sudah dibeli oleh perusahaan. Dikarenakan perusahaan saat ini tidak buka setiap harinya. Sehingga Distan akan koordinasikan jumlah tersebut pada saat jadwal gudang perusahaan dibuka.

Akibat Pandemi Covid-19, luas areal tanam tembakau pada tahun ini berkurang menjadi 6.590 hektare dari 11 perusahaan yang menjalin kerjasama dengan petani. Sedangkan untuk jumlah oven tembakau yang beroperasi sebanyak 3.369.

“Kita targetkan produksi tembakau pada tahun ini berjumlah 13.637 ton,” katanya