Dua Ribu Lebih TKI Ilegal Asal Loteng Dipulangkan Selama April

Kabid Penempatan dan Perluasan Tenaga Kerja Dinas Tenaga Kerja Loteng, Fitri Andriyani. (Inside Lombok/Ida Rosanti)

Lombok Tengah (Inside Lombok)- Sebanyak dua ribu lebih TKI asal Lombok Tengah (Loteng) dipulangkan selama bulan April kemarin. Mayoritas TKI tersebut dipulangkan dari negara Malaysia.

“Selama April yang dipulangkan melalui program repatriasi sebanyak 2.296 orang lebih,”ujar Kabid Penempatan dan Perluasan Tenaga Kerja Dinas Tenaga Kerja Lombok Tengah, Fitri Andriyani.

Para TKI tersebut dipulangkan melalui program repatriasi. Selain karena pandemi Covid-19 yang tidak kunjung mereda di negeri Jiran Malaysia, para TKI itu juga dipulangkan karena masa kontraknya sudah habis. Sehingga mereka menjadi TKI ilegal.

Namun, ada pemberian pengampunan dari pemerintah Malaysia. Sehingga para TKI yang sudah overstay tersebut bisa pulang kampung tanpa harus membayar denda seperti aturan yang diberlakukan selama ini.

“Tapi ada juga TKI yang kontraknya belum sampai dua tahun dipulangkan karena melihat pandemi Covid-19 ini,”ujarnya.

Dia menyebut, pemulangan TKI dari negara Malaysia masih akan terus berlangsung selama bulan Mei ini. Pihaknya sudah menerima jadwal pemulangan tersebut pemerintah pusat. Namun, bagaimana mekanisme pemulangan tersebut masih belum diketahui.

Pasalnya, sudah ada Surat Edaran (SE) tentang pembatasan perjalanan selama 6-17 Mei 2021.

“Jangan sampai (kepulangan TKI) itu berbenturan dengan SE itu,”katanya.

Sementara untuk TKI yang sudah di bandara, dibawa langsung ke Kantor Disnakertrans Lombok Tengah yang ada di Praya. Mereka kemudian diswab antigen. Kalau hasilnya negatif, mereka diperbolehkan pulang dan diberlakukan isolasi mandiri di desa masing-masing.

Adapun bagi TKI yang hasil swab antigennya positif akan dilanjutkan dengan pemeriksaan
polymerase chain reaction (PCR).

“Kalau hasilnya positif akan dilakukan perawatan di rumah sakit,”katanya.