Edukasi Anak Peduli Lingkungan, TK Tunas Bangsa Bersih-Bersih di Loang Baloq

32
Kegiatan bersih Pantai Loang Baloq oleh siswa TK Tunas Bangsa Lombok Tengah. (Inside Lombok/ist)

Mataram (Inside Lombok) – Anak-anak TK Tunas Bangsa dari Dusun Peseng, Desa Wajageseng, Kecamatan Kopang, Lombok Tengah, melakukan aksi bersih-bersih sampah yang berserakan di sepanjang pesisir pantai Loang Baloq, Tanjung Karang, Kota Mataram pada, Kamis (13/1). Aksi tersebut sebagai bentuk kepedulian terhadap kebersihan lingkungan dan tempat wisata di Lombok, Provinsi NTB, sekaligus menjadi edukasi terhadap anak-anak agar senantiasa peduli terhadap lingkungan sekitar.

“Aksi ini juga bertujuan untuk mengajak semua pihak agar lebih memperhatikan masalah sampah yang sudah terlalu mengotori wilayah pantai ini, ” ungkap Desi, salah satu guru TK Tunas Bangsa.

Desi menegaskan, Kegiatan bersih-bersih ini dilakukan pasca kegiatan rekreasi dan outbond seluruh siswa TK Tunas Bangsa dan para orang tua/wali murid di pantai tersebut. Selain untuk memberikan edukasi kepada para siswa, ini juga diharapkan membentuk karakter anak agar lebih sadar dan peduli kebersihan di tempat umum.

“Rekreasi di pantai ini bagi anak-anak ya menyenangkan saja, tapi bagi kita yg sudah dewasa yang sudah paham merasa was-was, anak-anak yang mandi di pantai bisa saja terkena iritasi dari sampah-sampah yang tergenang di air laut. Polusi sampahnya sangat mengganggu kenyamanan, “ujarnya.

Menurutnya, tumpukan sampah di bibir pantai Loang Baloq ini telah menjadi polemik yang masih sulit ditangani oleh penanggung jawab atau pengelola pantai Loang Baloq. Mereka mengaku sudah melakukan upaya optimal, namun mereka tidak mampu mengatasi akar permasalahannya. Sebab tumpukan sampah tersebut berasal dari Kali Berenyok yang terhubung langsung dengan pantai tersebut.

“Sayang aja ya, seharusnya kita rekreasi menikmati pantai yang indah, asri dan nyaman tapi justru yang kita peroleh sebaliknya. Jadi kami sebagai guru ingin mengajarkan kepada anak-anak bahwa menjaga kebersihan itu penting, sebagian daripada iman,” jelas Desi.

Selain rekreasi, para siswa juga melakukan tour ke Museum Negeri Nusa Tenggara Barat dan ziarah Makam Loang Baloq sebagai upaya pengenalan sejarah dan budaya di NTB. (azm)