Home Berita Utama Eksekusi Lahan Sirkuit MotoGP Tahap II Dilakukan Pekan Depan

Eksekusi Lahan Sirkuit MotoGP Tahap II Dilakukan Pekan Depan

Eksekusi lahan sirkuit MotoGP tahap pertama yang dilakukan beberapa waktu lalu. (Inside Lombok/Ida Rosanti)

Lombok Tengah (Inside Lombok)- Kapolres Lombok Tengah, AKBP Esty Setyo Nugroho mengatakan, land clearing lahan tahap dua di lokasi pembangunan sirkuit MotoGP di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika akan dilakukan paling lambat pekan depan.

“Mengingat pembangunan sirkuit MotoGP ini kan dikejar jadwal. Insya Alloh akan kita laksanakan paling lambat pekan depan”,kata Esty, Rabu (30/9/2020) di Mapolres Lombok Tengah.

Disebutkan, jumlah lahan belum dilakukan land clearing sekitar delapan titik dengan luas sekitar 60-80 hektar. “Untuk pemilik sendiri ada tujuh orang yang mengklaim merasa memiliki lahan”,katanya.

Namun demikian, untuk lahan yang sudah inclave, saat ini sedang menunggu tahap konsinyasi dari pengadilan. Di mana, pembayaran lahan dititip di pengadilan. Untuk lahan inclave ini, ada beberapa di antaranya yang masuk di lokasi pembangunan lintasan namun sudah tidak bersengketa.

“Sekarang masih berproses sembilan orang untuk konsinyasi yang inclave”,imbuhnya.

Diterangkan Esty, land clearing sementara ini masih diutamakan di lokasi pembangunan lintasan sirkuit. Karena butuh waktu yang panjang untuk pengerjaannya.

“Kemudian sebagian besar (untuk pembangunan) sarana pendukung (sirkuit)”,katanya.

Dijelaskan, land clearing dibagi menjadi tiga tahap, untuk tahap pertama sudah dilakukan beberapa waktu lalu dengan luas lahan tiga hektar.

Untuk tahap ketiga akan dilakukan setelah ada rumah singgah yang disiapkan bagi warga yang terdampak land clearing. Karena di beberapa titik masih ada warga yang tinggal.

“Kita lihat memang di beberapa titik ada masyarakat tinggal di situ. Makanya kita desak PT ITDC untuk menyiapkan rumah singgah”,ujarnya.

Rumah singgah tersebut perlu disiapkan oleh PT Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) sebelum perumahan yang disiapkan oleh pemerintah daerah tersedia.

“Sehingga masyarakat yang tinggal di situ tidak kita usir semena-mena dan bingung tempat tinggal”,imbuhnya.

Namun demikian, land clearing untuk semua lahan pembangunan sirkuit MotoGP ditarget tuntas seluruhnya pada bulan Oktober 2020 ini. Kecuali lahan inclave karena harus s menunggu konsinyasi di pengadilan.

“Jadi yang kita utamakan sekarang untuk sirkuit ini. Kalau yang lahan inclave itu tunggu pengadilan”,katanya.