Fasilitator RTG di Lombok Tengah Tak Digaji Selama Empat Bulan

Para fasilitator saat mengikuti bimtek pembangunan RTG di kantor Bupati Lombok Tengah bulan Januari lalu. (Inside Lombok/Ida Rosanti)

Lombok Tengah (Inside Lombok)- Puluhan fasilitator Rumah Tahan Gempa (RTG) di Lombok Tengah sudah empat bulan tidak digaji. Padahal, mereka tetap bekerja di lapangan melakukan pendampingan terhadap proses pembangunan rumah warga korban gempa.

“Sampai saat ini empat bulan belum digaji. Karena belum ada kiriman dari pusat,”kata PLT Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lombok Tengah, H. Ridwan, Senin (3/5/2021).

Dikatakan, fasilitator belum digaji ini kemungkinan karena kondisi keuangan di pusat. Karena tidak hanya di Lombok Tengah, fasilitator di Lombok Utara dan Mataram pun belum digaji.

Sementara pihaknya tidak bisa berbuat banyak karena penggajian fasilitator ini ditransfer langsung oleh pusat. Akan tetapi, komunikasi dengan pusat sudah dilakukan agar segera memberikan gaji untuk para fasilitator tersebut.

“Sudah komunikasi dengan pusat. Dan saya sudah minta dana sisa untuk pembangunan RTG nanti digunakan untuk gaji fasilitator. Itu dana sisa Rp10 miliar itu cuku,”imbuh Ridwan.

Disebutkan, jumlah fasilitator RTG di Lombok Tengah sebanyak 94 orang. Sementara besaran gajinya sekitar Rp3,5 juta per bulan. Kalau ada keluhan dari fasilitator mengenai gaji yang belum mereka terima menurutnya itu adalah hal yang wajar. Diharapkan gaji mereka bisa diterima sebelum lebaran Idul Fitri ini.

“Kita juga setiap rapat di Provinsi selalu tanyakan soal gaji ini,” tandasnya.