Gaji Bagi Guru Sertifikasi di Lotim Segera Dicairkan

Lombok Timur (Inside Lombok) – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Lotim akan segera cairkan pembayaran gaji bagi guru yang sudah sertifikasi di tingkat pengajaran Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP).

Kepala Bidang Pembinaan Ketenagaan Dikbud Lotim. Widayat mengatakan pencairan gaji guru sertifikasi di Lotim akan segera dibayarkan setelah data para guru selesai direkapitulasi. Terdapat dua klaster guru sertifikasi di Lotim yaitu GBHN non PNS yang merupakan transfer pusat, dan guru transfer daerah yang merupakan PNS.

“Kami masih menunggu dari BPKAD karena dia yang jadi finishing keuangan di Lotim. Sementara kami hanya menyalurkan,” ucapnya di Selong saat ditemui oleh Tim Inside Lombok di ruangannya, (06/07/2020).

Bagi guru klaster GBHN akan menerima gaji langsung dari pusat melalui rekening. Sementara, gaji guru yang transfer daerah akan dicairkan melalui BPKAD dan disalurkan oleh Dikbud.

“Kita merupakan kabupaten tercepat di Indonesia untuk pencairan gaji guru sertifikasi,” katanya.

Adapun kendala yang dihadapi Dikbud dalam pencairan tersebut adalah adanya data guru sertifikasi yang tidak valid. Terdapat empat masalah yang terjadi dalam hal tersebut.

Lanjutnya, empat masalah tersebut yaitu, jam mengajar guru yang 24 jam tidak sesuai , jam tambahan, guru yang ada di sekolah swasta, dan kesesuaian kebutuhan guru di sekolah tersebut.

“Dulu guru yang mengajar di satu atap atau swasta tidak dibayar, dikarenakan hanya mengajar 2-4 jam,” Ungkapnya.

Namun saat ini pihak Dikbud membayar gaji guru walaupun mengajar hanya dua jam untuk menghargai jasa para guru.

“Kalau kita tidak bayar siapa yang akan mengajar di sekolah swasta,” ujarnya.

Sementara saat ini jumlah guru sertifikasi tingkat TK, SD dan SMP di Lotim berjumlah 5.225 orang guru.