Gandeng Disperindag, Siswa Sekolah di Lobar Ini Adakan Bazar Pasar Murah

Lombok Barat (Inside Lombok) – Di bulan Ramadan ini,  beragam kebaikan berupaya terus dilakukan untuk menyempurnakan ibadah dan membantu sesama, terutama mereka yang kurang mampu. Terlebih setelah hantaman pamdemi covid-19 yang menyisir berbagai sisi kehidupan.

Melalui program rutin yang dilakukan oleh tim OSIS-nya, pada Ramadan kali ini, SMAN 1 Gerung menggelar Bazar Ramadan. Dengan menggandeng Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) dan Dinas Ketahanan Pangan Lombok Barat untuk mengakomodir distrobutor Sembako guna dapat memanfaatkan momentum itu untuk berjualan di sana. Tentu dengan tujuan menggelar pasar murah yang dapat membantu meringankan pengeluaran untuk memenuhi kebutuhan bagi warga sekitar sekolah yang kurang mampu dan terdampak pandemi.

“Tujuan kita mengadakan kegiatan ini untuk memberi kemudahan dan membantu warga sekitar, khusus juga teman-teman sekolah kami yang kurang mampu. Karena kita tahu sering kali ketika momentum seperti ini, harga Sembako di pasaran itu naik” ungkap ketua panitia Bazar Ramadan SMAN 1 Gerung, Lalu Abizaar Adhin Bhijannifa, saat ditemui di sekolahnya, Selasa (20/04/2021).

Selain untuk membantu memudahkan warga sekitar, bazar itu pun menyasar para siswa dan siswi yang kurang mampu untuk diberikan paket Sembako gratis dan yang ingin mengajak orang tuanya berbelanja dengan harga murah di sana.

Hingga hari ke-dua penyelenggaraan bazar itu, diakuinya ada sekitar 11 distributor yang terlibat dan mengisi stand di sana. Dalam bazar itu para distributor yang terlibat ini menjual Sembako dengan harga miring yang tentunya jauh lebih rendah dari harga di pasaran. Bahkan sejak mulai dibuka kemarin, warga begitu antusias hingga meminta bazar bisa dibuka dari pagi hari.

“Kalau untuk Sembako di stand kami (OSIS SMAN 1 Gerung) itu ada 90 paket sembako yang kami sediakan untuk tiga hari dan di hari pertama sudah laku 20 paket” tuturnya.

“Kalau untuk distributor ini, mereka ada yang menjual secara eceran juga, yang jelas lebih murah dari HET yang dipasaran. Mulai dari gula, telur, minyak, beras juga” imbuh dia.

Selain masyarakat, melalui bazar itu, para remaja yang aktif di organisasi sekolah ini juga ingin turut membantu para distributor untuk biasa lebih mudah memasarkan produknya sembari mereka bersedekah juga.

“Kalau dari teman-teman sekolah yang kurang mampu, kita sudah siapkan paket Sembako untuk kita bagikan secara gratis” tandas Adhin.

Kepala sekolah SMAN 1 Gerung, Erni Zuhara Mengaku kegiatan ini sebagai salah satu penguatan pendidikan karakter para peserta didiknya supaya bisa lebih bersimpati kepada sesama dan peka terhadap situasi yang terjadi saat ini.

“Ini sekaligus sebagai implementasi dari program sekolah terkait pendidikan karakter. Anak-anak kita beri kesempatan untuk menumbuhkan jiwa sosialnya dari sini” paparnya.

Pihak sekolah diakuinya mendukung penuh kegiatan tersebut, mengingat ada sekitar 30 persen dari jumlah siswa di sekolah itu tergolong kurang mampu. Ditambah lagi dengan banyaknya warga sekitar yang secara ekonomi terdampak oleh pandemi ini.

“Untuk warga sekolah (siswa) mereka kita berikan kupon untuk bisa mendapatkan paket Sembako gratis. Tapi kalau untuk warga harganya dibuat sangat miring dan kita mengundang warga sekitar untuk bisa memanfaatkan bazar ini dengan baik” pungkasnya.

Sementara itu, Kadis Perindag Lobar, H. Sabidin, saat ditemui di ruang kerjanya menjelaskan, dalam kegiatan bazar itu, pihaknya membantu mengakomodir para distributor dan pihak sekolah cukup menyediakan tempat.

“Jadi SMAN 1 Gerung menyediakan stand nya, kami (Disperindag) menghubungi distributor dan mengarahkan mereka ke sana” ujarnya.

Hal itu disebutnya sebagai salah satu upaya pihaknya untuk mensiasati penyelenggaraan pasar murah pada bulan Ramadan kali ini. Karena adanya keterbatasan anggaran akibat refocusing untuk penanganan covid-19 yang masih mewabah saat ini

“Begitupun kepada desa, camat, karang taruna, atau siapa saja yang ingin menggelar bazar kami minta mereka menyiapkan tempat. Kemudian kami yang akan koordinasikan dengan distributor supaya mereka mengisi stand yang sudah disediakan di sana” tutup Kadis Perindag Lobar ini.