Gas Elpiji Bersubsidi di Loteng Langka

Lombok Tengah (Inside Lombok)- Gas LPG bersubsidi 3 kg sudah sebulan ini langka di Lombok Tengah. Penyebab langkanya tabung melon tersebut diduga karena dipakai untuk oven tembakau.

“Katanya (gas elpiji) banyak dibawa ke Lotim buat oven tembakau”,kata Salmini, salah satu pengecer di Lombok Tengah, Sabtu (22/8/2020).

Karena kelangkaan ini, tabung gas yang dijualnya berkurang. Karena dijatah lebih sedikit oleh agen. “Katanya biar dapat rata sama yang lain. Tapi jadinya susah kita cari pas habis”, ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan Kabupaten Lombok Tengah, H. Saman membantah kalau gas LPG dipakai untuk oven tembakau.

“Tidak ada itu (dipakai oven tembakau)”,katanya.

Menurut dia, gas LPG sejatinya tidak langka. Malah, ada tambahan kuota 20 persen dari kuota sebelumnya. Hanya saja, ada masalah antara agen dan pengecer.

“Memang di bawah (masalahnya) antara agen dan pengecer”, katanya.

Di mana, agen tidak konsisten di dalam menyalurkan gas LPG kepada pengecer. Karena itu, pihaknya akan segera menyurati Dinas Perdagangan Provinsi NTB agar masalah ini segera terselesaikan.