Giliran Sisi Kanan Jembatan Menuju Kantor Bupati Lobar Terancam Ambles

Lombok Barat (Inside Lombok) – Jembatan Penghubung dari Baital Atiq, Gerung menuju Kantor Pemda Lobar yang beberapa bulan lalu sempat ditutup karena bagian sebelah kirinya mulai ambles. Kini bagian sebelah kanan yang sempat dikhawatirkan akan mengalami hal serupa justru harus ditutup karena sudah mulai mengalami hal serupa dan terancam ambles.

Kendati bagian awal yang ambles beberapa waktu lalu sudah mendapat penanganan jangka pendek dari provinsi. Namun, melihat kondisi yang terjadi saat ini, Kepala Dinas PUPR Lobar, Made Arthadana menyebut penanganan jembatan itu memerlukan penanganan jangka panjang dengan penggantian jembatan atau pembangunan baru.

“Untuk penanganan jangka panjangnya itu harus penggantian jembatan atau pembangunan baru” ucapnya, saat ditemui di Gerung, Sabtu (17/04/2021).

Pihak provinsi pun diakuinya sudah turun melakukan pengecekan kondisi jembatan yang saat ini kembali terancam ambles di salah satu sisinya itu. Kendati jalan itu sudah dipasangi papan peringatan, namun masih terlihat ada kendaraan bermuatan yang nekat melintas di sana.

Saat ini pun pihak provinsi dituturkan Made, sudah membuat perencanaan untuk penanganan jangka panjang. Sehingga dengan sudah berjalannya anggaran APDB tahun 2021 ini, perbaikan jembatan itu diharapkan bisa masuk dalam anggaran APBD Perubahan tahun ini.

“Karena ini kan sudah tahun berjalan APDB 2021, tentu saja nanti apakah ada anggaran untuk APBDP 2021 itu kita juga butuh kepastian” ujarnya.

Karena pihak PUPR kabupaten tidak bisa mengambil sikap lebih, mengingat bahwa jalan itu berstatus jalan provinsi.

Saat disinggung mengenai kepastian penanganan jangka panjang dari provinsi, ia mengaku belum bisa memberi jawaban karena harus berkoordinasi dengan PUPR provinsi terlebih dahulu.

“Sekarang jalan itu ditutup dulu untuk kendaraan muatan berat” tegas Made.

Sementara itu, Camat Gerung, H. Mulyadi mengaku akan segera mengkoordinasikan kondisi itu dengan dinas PUPR kabupaten terlebih dahulu, sebelum adanya komplain dari masyarakat yang harus melintas dari jembatan yang menjadi akses vital di Gerung itu.

“Saya juga kemarin pas lewat, kaget melihat sekarang sebelahnya yang mau ambles lagi” tutupnya.

Ia juga akan segera berkoordinasi dengan pihak Forkopimcam untuk menentukan langkah selanjutnya supaya penanganan jembatan itu dapat disegerakan.