Gubernur Ajak Warga Sambut Pilkada Mataram Dengan Rasa Kekeluargaan

Mataram (Inside Lombok) – Gubernur Nusa Tenggara Barat Dr H Zulkieflimansyah mengajak warga Kota Mataram menyambut Pilkada serentak tanggal 9 Desember 2020, dengan penuh rasa kekeluargaan, rasa persahabatan, saling menyayangi, saling mendukung.

“Jangan sampai karena Pilkada, kehangatan persaudaraan, dan jalinan persahabatan menjadi terganggu,” katanya dalam sambutan pada upacara puncak peringatan HUT Ke-27 Kota Mataram yang dibacakan Wali Kota Mataram H Ahyar Abduh, di Mataram, Senin.

Agenda suksesi kepemimpinan khususnya di Kota Mataram ini, kata gubernur, adalah agenda rutin demokrasi yang diharapkan akan menjadi medium lahirnya kepemimpinan yang lebih baik bagi di Kota Mataram.

“Siapa pun yang akan terpilih pada suksesi kelak, kita berharap ia merupakan pimpinan yang bisa memajukan masyarakat dan daerah yang dipimpinnya,” katanya.

Gubernur lulusan Harvard University ini mengatakan, perlu dimaknai pula oleh masyarakat bahwa memilih pemimpin di era saat ini bukan memilih seorang raja, bukan memilih seorang penguasa, tetapi masyarakat akan memilih siapa yang paling mau berkorban mengabdi untuk rakyatnya.

Maka bagi siapa saja yang ingin menjadi calon pemimpin daerah, menurutnya, harus berangkat dari kesadaran ini, yakni adanya kerendahan hatinya untuk mau melayani masyarakat, dari lubuk hati yang paling dalam dengan penuh keikhlasan.

“Dalam suksesi nanti, tentu silang pendapat dan ketidaksepahaman pastilah akan mengemuka. Perbedaan pilihan ini, harus dimaknai sebagai cara Tuhan memperkaya kita, bukan sebagai sesuatu yang memantik perseteruan,” katanya mengingatkan.

Sementara terkait dengan HUT Ke-27 Kota Mataram, gubernur mengatakan, program-program yang dijalankan oleh para pemangku amanah Kota Mataram telah mampu memberi dampak signifikan bagi peningkatan kualitas hidup dan kesejahteraan masyarakatnya.

“Ini juga menjadi bukti bahwa, arah kebijakan pembangunan Kota Mataram telah berada pada jalur yang tepat,” ucapnya.

Ia mengatakan, capaian pembangunan di Kota Mataram diikuti pula dengan keberhasilan Mataram meraih berbagai penghargaan baik di tingkat regional maupun nasional.

Di antaranya, Kota Mataram telah memperoleh piala atau anugerah sebagai Kota Adipura, Kota Layak Anak, Kota Peduli HAM, WTP, SAKIP Award, Anugerah KIP, top instansi pemerintah, top pelayanan publik dan lain sebagainya.

“Berbagai capaian ini tentunya harus menjadi spirit dan optimisme untuk menatap masa depan serta menjadikan Kota Mataram dapat semakin bertambah maju lagi,” tuturnya.

Upacara HUT Ke-27 Kota Mataram tersebut hadiri juga anggota Forkopimda Provinsi NTB, dan dilaksanakan sesuai dengan protokol COVID-19. Semua peserta dan petugas upacara menggunakan masker dan pembatasan peserta dan menjaga jarak.

Kegiatan itu dirangkaikan dengan pemberian penghargaan kepada Wali Kota Mataram H Ahyar Abduh atas respon publik tertinggi se-NTB diberikan oleh BPS Provinsi NTB, serta pencanangan “Mataram menuju zona hijau COVID-19”. (Ant)