Gubernur: Kami Janji Jembatani Marshal dengan MGPA

Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah (Inside Lombok/ist)

Mataram (Inside Lombok) –

Tertundanya seri balap Idemitsu Asia Talent Cup (IATC) di Sirkuit Mandalika hingga pekan depan disebut menjadi pembelajaran dan rujukan perbaikan. Terutama untuk memfasilitasi gelaran World Superbike (WSBK) pada 19-21 November mendatang dan MotoGP pada 2022 mendatang.

Hal tersebut disampaikan Gubernur NTB, DR. H. Zulkieflimansyah yang optimis bahwa penyelenggaraan seri balap di Sirkuit Mandalika akan berjalan baik. Terutama dengan dukungan dan masukan dari marshal yang belakangan dikabarkan jumlahnya belum memenuhi standar Federasi Sepeda Motor Internasional (FIM).

“Para Marshal ini adalah putra-putri daerah kita yang sebenarnya bersemangat untuk menyukseskan acara kita ini,” ujar Gubernur.

Dijelaskan Dr. Zul, persiapan dan komunikasi menjadi tantangan besar dalam pengelolaan Sirkuit Mandalika ke depannya. Termasuk masukan-masukan dari para marshal juga dinilai penting agar kegiatan bisa terselenggara dengan baik.

“Dari masukan-masukan yang datang dari para Marshal, kesalahan ternyata bukan semata pada mereka, tapi juga pada penyelenggara kegiatan. Persiapan yang terbatas dan komunikasi yang kurang baik dengan penyelenggara dianggap sebagai salah satu masalah utama,” jelasnya.

Untuk itu, Gubernur berjanji akan menjembatani para Marshal dengan pihak MGPA selaku penyelenggara seri balap di Sirkuit Mandalika. Harapannya, berbagai kendala bisa diatasi bersama.

“Insyaallah kami berjanji untuk menjembatani para Marshal kita ini dengan penyelenggara acara, dalam hal ini MGPA. Sehingga kesalahpahaman bisa diluruskan dan perbaikan-perbaikan bisa dilakukan untuk ajang utamanya, yaitu WSBK dan MotoGP,” jelas Dr. Zul.

Diterangkan, pemberdayaan masyarakat lokal untuk berpartisipasi sebagai Marshal adalah langkah awal yang dinilai tepat. “Kalau masih ada yang kurang-kurang (dalam penyelenggaraan), manusiawi lah. Ayo terus saling memperbaiki untuk menempuh perjalanan panjang ke depan secara lebih baik,” tandas Gubernur.

Sebelumnya diketahui, seri balap IATC yang dijadwalkan pada 14 November diundur hingga 19-21 November, bersamaan dengan WorldSBK. Kurangnya marshal atau petugas lintasan di sirkuit menjadi alasan penundaan tersebut.

Sesi kualifikasi IATC sendiri telah dilangsungkan pada 13 November lalu. Kemudian pada 14 November dijadwalkan seri balap pertama pada pukul 12.00 Wita, dan balap kedua pada 16.00 Wita. Namun untuk alasan keamanan, empat seri balap IATC akan digelar bersamaan dengan WSBK. (r)