Gubernur NTB Galakkan Shalat Dan Safari Subuh Bersama Warga

Gubernur Nusa Tenggara Barat Zulkieflimansyah (berdiri) saat melaksanakan Safari Subuh bersama warga Bintaro di Masjid Al-Muttaqin, Ampenan, Kota Mataram, Sabtu (1/2/2020). (Inside Lombok/ANTARA/HO-Humas Pemprov NTB)

Mataram (Inside Lombok) – Gubernur Nusa Tenggara Barat Zulkieflimansyah kembali meluangkan waktunya untuk menggalakkan Shalat dan Safari Subuh ke masjid-masjid bersama masyarakat di daerah itu, Sabtu.

Dalam keterangan tertulis diterima ANTARA di Mataram, Sabtu, kegiatan itu untuk mempererat tali silaturahim dan menjalin komunikasi yang efektif antara pimpinan daerah dan masyarakatnya.

“Permintaan masyarakat kita, jangan hanya mendatangi desa dan dusun hanya saat kampanye saja. Itulah kenapa kami senantiasa menjaga kebiasaan menyapa warga,” ujar Zulkieflimansyah saat melaksanakan Shalat dan Safari Subuh berjamaah bersama warga Bintaro di Masjid Al-Muttaqin, Ampenan, Kota Mataram.

Oleh karena sebentar lagi berlangsung Pilkada di Kota Mataram, ia berharap kepada masyarakat agar kegiatan tersebut, tidak dipolitisasi.

“Padahal sebelumnya, kami juga sudah sering berkeliling Shalat Subuh berjamaah. Dan dengan Safari Subuh kami punya banyak interaksi dengan warga Mataram,” kata dia.

Ia juga menyampaikan program-program pemerintah provinsi (pemprov) dalam rangka pemberdayaan ekonomi.

“Ada program kami, untuk menghidupkan ekonomi berdaya mulai dari masjid. Banyak masyarakat kita yang masih terjebak di rentenir. Untuk itu kami juga membawa Direktur Utama Bank NTB Syariah agar masyarakat NTB tidak kesulitan lagi,” katanya.

Pada agenda Safari Subuh tersebut, Gubernur NTB Zulkieflimansyah juga menyampaikan harapannya untuk pilkada di Kota Mataram yang sebentar lagi dilaksanakan agar berlangsung lancar dan kondusif.

“Akan sangat indah, jika para calon wali kota bisa ikut Shalat Subuh berjamaah bersama kita,” ucap dia.

Ia mengatakan bahwa memilih pemimpin, bukanlah memilih penguasa. Namun, memilih pemimpin yang memiliki kerendahan hati, untuk melayani rakyatnya.

“Perlu ada resakralisasi terhadap paradigma kepemimpinan kita,” kata Bang Zul, sapaan akrabnya.

Ia mengharapkan, dengan Shalat Subuh berjamaah semua masalah di masyarakat bisa diselesaikan.

“Alangkah indahnya jika kita menata kota ini, gubernur, wali kota, camat, lurah, hingga kaling, mau bersama untuk Shalat Subuh berjamaah. Insyaallah semua masalah di masyarakat akan selesai. Tapi bukan pencitraan-pencitraan,” katanya.

Rangkaian Shalat dan Safari Subuh dilanjutkan dengan sesi diskusi dan penyerahan bantuan kepada pengurus Masjid Al-Muttaqin Ampenan. Turut mendampingi Gubernur Zul,  antara lain jajaran kepala OPD lingkup Pemerintah Provinsi NTB, dan Dirut Bank NTB Syariah. (Ant)