Gubernur NTB Mengaku Lebih Bugar Setelah Divaksin Kedua

Mataram (Inside Lombok) – Gubernur Nusa Tenggara Barat H Zulkieflimansyah mengaku merasa lebih bugar setelah menerima vaksin COVID-19 tahap kedua yang dilakukan di RSUD Provinsi NTB di Kota Mataram, Kamis.

“Alhamdulillah lancar, badan terasa lebih segar, pikiran jadi lebih jernih, langkah kaki jadi lebih ringan,” ujarnya.

Zulkielimansyah mengimbau masyarakat untuk tidak terprovokasi informasi dan pemberitaan yang menakutkan tentang vaksin tersebut.

“Jadi jangan terlalu percaya berita berita yang menakutkan dan bikin serem-serem yang berseliweran,” ucap gubernur.

Meski sudah divaksin, Gubernur NTB mengingatkan bahwa protokol kesehatan harus tetap dilaksanakan dengan menerapkan 5M, yaitu memakai masker, mencuci tangan pakai sabun dan air mengalir, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, serta membatasi mobilisasi dan interaksi.

“Setelah vaksin COVID-19 tahap I dan II biasa saja, bukan berarti kita abai terhadap protokol kesehatan setelah divaksin, seakan akan sudah merdeka. Tetapi betul – betul tetap menjalankan 5M harus dilakukan,” ucapnya.

Lebih lanjut gubernur mengatakan meski telah divaksin, kalau kondisi badan tidak sehat akan mudah terserang virus lagi.

“Kalau badan kita tidak fit, walaupun sudah divaksin, bisa saja kita terserang dan kena virus lagi. Tapi kalau sudah divaksin walaupun terkena virus, dampaknya tidak seberat yang belum divaksin,” katanya.

Pada kegiatan vaksinasi tahap II ini, sebanyak 20 penerima vaksin COVID-19 terdiri dari Gubernur NTB, Wakil Gubernur NTB, forkopimda, organisasi profesi, tokoh maysarakat dan tokoh gama. Selain itu, berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Provinsi NTB tenaga kesehatan yang telah divaksin, hingga 28 Januari 2021 mencapai 4.588 orang dari target 9.207 orang tenaga kesehatan.

Pelaksanaan pemberian vaksin COVID-19 ini telah dilakukan di 48 sarana kesehatan di Kota Mataram dan Lombok Barat. Bahkan, rencananya vaksin COVID-19 akan lanjut didistribusikan ke Kabupaten Sumbawa Barat, Kabupaten Sumbawa, Kabupaten Dompu, Kabupaten Bima dan Kota Bima. Total sebanyak 18.600 dosis vaksin COVID-19 akan didistribusikan ke lima kabupaten dan kota di Pulau Sumbawa tersebut.

Pada kesempatan yang sama, setelah divaksin Bang Zul juga memberikan penghargaan kepada pendonor plasma konvalesen di RSUP NTB yang diterima secara simbolis oleh Budiawan Restu, Iman Jasmani dan Yogi Yanto S.

Plasma konvalesen merupakan plasma darah yang diambil dari pasien COVID-19 yang telah sembuh, dan kemudian diproses agar dapat diberikan kepada pasien yang sedang dalam masa pemulihan setelah terinfeksi. (Ant)