Gubernur NTB Tandatangani LOI Kerjasama dengan PT Global Labour Solutions

Gubernur NTB Zulkieflimansyah bersama dengan Kotjen RI di Darwin Dicky D. Soerjanatamihardja dan Direktur PT Global Labour Solutions Linda Reeves dalam Penandatanganan Letters of Intents (LoI) Kerjasama Pengiriman Tenaga Kerja NTB ke Australia, Selasa (17/07/2019).

Mataram (Inside Lombok) – Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Zulkieflimansyah melakukan pertemuan dengan PT Global Labour Solutions dan Kotjen RI di Darwin di Kantor Gubernur untuk menandatangani Letter of Intents (LoI) mengenai kerjasama pengiriman tenaga kerja NTB ke Australia.

Visi program kerja sama ini untuk memperbaiki sumber daya manusia masyarakat muda NTB agar bisa mendapatkan kesempatan pembelajaran secara professional untuk bekerja di luar negeri dan memberikan peluang kerja bagi masyarakat NTB.

Program kerjasama ini juga diharapkan bisa memajukan perekonomian negara dan mampu meningkatkan kualitas SDM yang adaptif dan kompetitif dengan upskilling, training, dan reskilling.

“Saya melihat potensi besar di NTB ini dan ingin membawa putra-putri untuk bisa bekerja di Australia. Kami juga menawarkan prospek untuk bekerja minimal dua tahun terutama dalam keperawatan, hospitality, dan bekerja di perkebunan,” kata Direktur PT Global Labour Solutions, Linda Reeves dalam kata sambutannya, Selasa (16/07/2019).

Sebelumnya, Zulkieflimansyah diundang oleh Pemerintah Australia dan bertemu dengan beberapa ASN yang sedang melakukan training di Darwin. Gubernur berharap dengan SDM yang telah melewati masa training tersebut bisa memberikan arahan kepada pemuda-pemudi NTB selanjutnya yang ingin bekerja di Australia.

“Yang kita kirim itu kita suruh lihat apa standar kerja di Australia, apa spesifikasinya sehingga nanti mampu menyediakan SDM kita di sana. Oleh karena itu setelah mereka sampai di sini, mereka bisa betul-betul melatih SDM kita,” ujar Zulkieflimansyah.

Gubernur juga ungkapkan rasa semangatnya untuk menjalankan program ini karena wilayah Australia yang dekat dengan NTB. Setelah melakukan kunjungan antar daerah dan membuka kerjasama dengan Pemerintahan Darwin, maka Gubernur semakin optimis akan besarnya peluang bisnis yang bisa dilakukan di daerah tersebut.