Gugur Sebelum Berperang, Enam Peserta Tidak Hadir SKB Kota Mataram

52
Peserta SKB CPNS Kota Mataram. (Inside Lombok/ist)
00000
Peserta SKB CPNS Kota Mataram. (Inside Lombok/ist)

Mataram (Inside Lombok) –

Pelaksanaan Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) oleh Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Mataram berjalan lancar. Namun pada hari pertama pelaksanaan SKB, sebanyak enam orang tidak hadir dan dinyatakan gugur.

Kepala BKPSDM Kota Mataram, Baiq Nelly Kusumawati Selasa (17/11) di Mataram mengatakan pelaksanaan SKB sesuai dengan jadwal yang sudah ditetapkan yaitu mulai 15-16 November. Adapun jumlah peserta yaitu sebanyak 339 orang. Dari jumlah ini sebanyak enam orang tidak hadir untuk mengikuti seleksi kedua CPNS tahun ini.

“Mereka yang tidak hadir gugur sebelum berperang. Padahal kan kita sudah sosialisasi, kalau positif Covid-19 akan tetap diberikan kesempatan untuk tes. Karena kita bisa bersurat ke BKN. Enam orang yang tidak hadir itu diantarana formasi asisten apoteker,” katanya.

Pelaksanaan SKB yang digelar dengan sistem sif. Di mana, pada hari pertama sebanyak empat sesi dan masing – masing sesi yaitu sebanyak 45 peserta dan pada sesi kedua sebanyak tiga sesi.

“Itu dua hari, kemarin terakhir. Karena sehari itu empat sesi,” kata Nelly. Dengan terselenggaranya tepat sesuai jadwal, BKPSDM berharap hasil yang diperoleh bisa segera divalidasi dan penentuan kelulusan bisa segera diumumkan.

“Sesuai jadwal tidak lewat tahun ini. Semua Desember ini. Kan menunggu se Indonesia selesai baru panselnas memvalidasi data yang kita kirim,” ujar Nelly.
Setelah pelaksanaan SKB dilakukan, tahapan selanjutnya yaitu dengan mengakumulasikan hasil yang diperoleh pada saat SKD. Namun proses akumulasi ini akan dilakukan di pemerintah pusat. Sementara BKPSDM hanya mengirim data-data yang ada.

“Nilai SKD dan SKB itu nanti digabung. Kita hanya mengirim data. Kita juga mengambil data dari CAT itu. Sama prosesnya dengan yang kemarin. Cuma kan kita saling memvalidasi.

Untuk diketahui, jumlah formasi CPNS yang diperoleh Kota Mataram yaitu sebanyak 146 formasi. Namun dari jumlah tersebut sebanyak 13 formasi yang kosong. Direncanakan formasi tersebut akan diusulkan kembali tahun depan untuk memenuhi SDM yang dibutuhkan. (azm)