Habiskan Rp1,4 Miliar, Panggung Mataram Harum Sudah Bisa Dimanfaatkan

144
Panggung Mataram Harum yang sudah rampung dikerjakan oleh Dinas PUPR Kota Mataram. (Inside Lombok/Azmah)

Mataram (Inside Lombok) – Penataan ulang panggung dan lapangan basket di Taman Sangkareang Kota Mataram sudah rampung. Proyek yang menghabiskan anggaran sebesar Rp1,4 miliar tersebut sudah bisa digunakan.

“Habis ini PHO-kan. Masih koordinasi dengan tim dulu. Ini anggarannya Rp1,4 miliar, pagunya itu Rp1,9 miliar tapi tendernya jadi Rp1,4 miliar. Jadi kontranya Rp1,4 miliar bukan 1,9 miliar,” kata Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Mataram, Miftahurrahman, Selasa (17/5) di Mataram.

Ia mengatakan, penataan yang dilakukan yaitu mengubah model depan panggung. Selain itu bahan-bahan yang digunakan juga diubah agar terlihat lebih bagus.

“Model depan diubah. Kita pakai granit. Kelihatan visualnya. Sudah selesai dan sudah bisa ditempatkan,” ujarnya.

Sementara untuk lapangan basket lanjut Miftah belum bisa digunakan sehingga harus dipagar. Dan bisa digunakan dalam waktu dekat. Karena PHO proyek tersebut ditargetkan bisa dilakukan pada pekan ini.

“Cuma (lapangan) basket kita pagar dulu. Kita amankan dulu. Anggaran Rp1,4 itu termasuk basket. Kita amankan dulu takutnya nanti dimanfaatkan yang lain-lain nanti. Targetnya minggu ini penyerahan,” ungkapnya.

Penataan fisik panggung disebut lebih maju dari jadwal kontrak yang ditetapkan. Di mana, berdasarkan kontrak akan selesai pada 17 Juni bulan depan. “Persiapan administrasi dan koordinasi sama tim untuk turun bersama untuk mengecek. Secara fisik sudah selesai. Satu bulan lebih maju,” ucapnya.

Kearifan lokal yang ada di panggung tersebut yaitu terletak pada susunan keramik. Identitas yang ditonjolkan pada panggung tersebut yaitu visi misi Kota Mataram Harum. “Desain keramik ada kearifan lokal,” terangnya.

Secara keseluruhan ujar Miftah, masih ada beberapa yang akan ditata kembali yaitu pelataran taman. Dinas PUPR Kota Mataram berencana untuk memperlebar pelataran tersebut agar bisa lebih luas.

“Selanjutnya itu ada plataran ini kemungkinan kita akan lebarkan. Orang bisa menikmati lebih maksimal disitu. Ada kursi duduk dan cuma ruangnya lebih sempit. Kita ciptakan agak lebih luas sedikit,” ungkap Miftah.

Sementara untuk anggaran yang akan digunakan diakuinya belum pasti. Karena masih dalam proses perhitungan. Selain itu, program tersebut belum bisa direalisasikan tahun ini.

“Belum tahu untuk anggarannya. Kita masih berhitung. Ini the next program supaya sekaligus penataan timur dan barat,” pungkasnya. (azm)