Hasil Pemeriksaan Longsor Senggigi Segera di-BAP

Tim ahli dari Surabaya dan personel unit Tipikor Polres Lobar saat turun periksa lokasi longsor di tanjakan cafe Alberto, Senggigi. Jum’at (04/06/2021). (Inside Lombok/Yudina Nujumul Qur’ani).

Lombok Barat (Inside Lombok) – Pemeriksaan kasus longsor Senggigi yang telah dilakukan penyidik unit tindak pidana korupsi (Tipikor) Satreskrim Polres Lobar masih berjalan. Berita Acara Pemeriksaan (BAP) kasus ini segera dibuat.

Kanit Tipikor Polres lobar, Ipda M. Baejuli mengakui saat ini pihaknya tengah berkoordinasi dengan tim ahli dari luar daerah yang telah turun melakukan pemeriksaan di lapangan. Serta mengumpulkan berbagai bukti fisik dari lokasi longsor beberapa bulan yang lalu.

“Kita sedang koordinasikan dengan ahli dari ITS untuk meminta keterangan hasil pemeriksaan yang akan dituangkan dalam berita acara” beber Baejuli, saat ditemui di Polres Lobar, Rabu (15/09/2021).

Dari hasil pemeriksaan konstruksi yang telah dilakukan tim ahli itu, Unit Tipikor juga telah memanggil pihak-pihak yang terlibat dalam proyek tersebut. Baejuli menyebut, pemeriksaan itu telah dilakukan terhadap pihak konsultan perencana, beserta stafnya. Kemudian juga pihak penyedia, hingga dinas terkait dalam hal ini Dispar Lobar.

Sudah dilakukan koordinasi dengan Inspektorat Lobar. Baejuli mengaku saat ini belum ada pembahasan mengenai adanya indikasi kerugian negara.

“Kita sekarang ini masih diminta untuk melengkapi pemeriksaan dulu” ujarnya.

Karena, kata dia, bila memang kasus itu menimbulkan adanya indikasi kerugian negara, maka Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP), serta Inspektorat dirasa memiliki tupoksi juga untuk melakukan pemeriksaan.

“Karena keduanya punya domain untuk itu” pungkasnya.

Di mana sebelumnya, kapolres Lobar, AKBP Bagus S Wibowo juga menegaskan walaupun longsor tersebut dikatakan sebagai bencana alam karena hujan lebat yang terjadi pada saat itu, Namun, penyelidikan terkait adanya indikasi lain penyebab longsor dipastikan akan tetap berjalan. Terlebih bila memang ada dugaan indikasi kerugian negara terhadap longsor pada proyek penataan kawasan wisata itu.

“Proses penyelidikan saat ini masih terus berlanjut, semua masih bekerja. Nanti kita lihat seperti apa hasilnya” tegas Kapolres Lobar ini, saat ditemui di Senggigi, Jum’at (10/09/2021).

Ia mengaku bahwa saat ini pihaknya masih terus fokus dalam proses penyelidikan.

“Bila ada pernyataan Bupati terkait bencana dalam peristiwa itu, nanti akan dibicarakan kembali saat forum gelar perkara” tutupnya.