IATC dan WSBK Menghitung Hari, TNI-Polri Jamin Keamanan

61
Kapolda NTB didampingi Danrem 162/WB, Sekda NTB, dan perwakilan MGPA menerangkan strategi pengamanan event internasional di Sirkuit Mandalika. (Inside Lombok/Nico)

Mataram (Inside Lombok) — Berbagai event internasional yang akan digelar di Pertamina Mandalika International Street Circuit dipastikan aman. Baik IATC dan WSBK yang digelar pada November 2021, maupun MotoGP yang akan berlangsung pada 2022 mendatang.

Kapolda NTB, Irjen. Pol. Muhammad Iqbal, S.I.K., M.H. menerangkan seluruh tim pengaman telah melakukan tahapan-tahapan persiapan dari dua bulan yang lalu.

“Tahapan yang kami lakukan antara lain sudah beberapa kali melakukan FGD (focus group discussion), kemudian melakukan simulasi-simulasi parsial dari masing-masing stakeholder di bidang kelautan, darat, udara sudah dilakukan semua, dan kemarin yang terakhir itu TFG (tactical floor game),” ujar Iqbal saat memimpin rapat koordinasi (rakor) kesiapan pengamanan, Senin (9/11) di Mataram.

Dalam rakor tersebut juga dipastikan bahwa seluruh stakeholder terkait telah siap mendukung berbagai event internasional yang sebentar lagi berlangsung. “Untuk hasil rapat tadi saya sudah menyampaikan kesiapan MGPA, PT Dyandra sebagai event organizer juga sudah siap, serta kami TNI dan Polri juga melakukan penguatan-penguatan keamanan kembali,” Jelasnya.

Secara umum, lanjut Iqbal, Provinsi NTB sudah siap jadi tuan rumah dalam event IATC, WSBK, dan MotoGp 2022. Pihaknya menjamin seluruh event tersebut akan berlangsung aman, damai, lancar terkendali dan tetap mematuhi protokol kesehatan (prokes) yang ketat.

Danrem 162/Wira Bhakti, Brigjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani turut menyampaikan bentuk kesiapan pihaknya untuk menyukseskan berbagai event tersebut.

“Kaitan dengan TNI, untuk operasi dukungan ini apabila ada kontingensi, misalnya, bencana alam. Kaitan dengan itu, kita lakukan latihan secara parsial maupun gabungan,” kata Rizal.

Termasuk antisipasi kontingensi lainnya, seperti evakuasi korban bencana alam serta penyelamatan korban dalam insiden kecelakaan. “Bentuk yang persiapan kita lakukan dengan simulasi. Ini semua kita laksanakan sesuai tahapan yang ditentukan panitia maupun SOP dari masing-masing satuan TNI, Polri,” tandasnya. (nco)