Inaq Mawar, Pemeran Live TikTok Mandi Lumpur Dapat Bantuan Ayam Petelur dari Kemensos RI

Petugas Sosial menyerahkan bantuan ternak ayam petelur kepada Inaq Mawar (Inside Lombok/Ist)

Lombok Tengah (Inside Lombok) – Inaq mawar yang sempat viral karena menjadi salah satu pemeran live TikTok dengan konten mandi lumpur mendapat bantuan dari Kementerian Sosial RI melalui Kepala Sentra Paramitha Mataram yang di dampingi Pekerja Sosial Lombok Tengah (Loteng).

Pekerja sosial Loteng, Jumardiansyah mengatakan pihaknya telah menyalurkan bantuan untuk Inaq Mawar berupa ternak ayam petelur dan kebutuhan dasar lainya. Bantuan itu diharapkan membantu Inaq Mawar untuk berwirausaha.

“Kamu sudah menyalurkan bantuan untuk Inaq mawar berupa ayam beserta kandangnya untuk wirausaha,” katanya kepada Inside Lombok, Selasa (24/1/2023).

Pihaknya berharap dengan diberikan bantuan ternak ayam petelur tersebut Inaq Mawar beserta keluarganya dapat mengembangkan usaha ternaknya sehingga mampu mencukupi kebutuhan hidup.

“Kita berikan bantuan ini supaya beliau meninggalkan aktivitasnya sebagai pemain dalam tiktok mandi lumpur yang bisa membahayakan kesehatannya,” ujarnya.

Selain itu, pihaknya juga menyalurkan bantuan untuk kebutuhan dasar seperti satu buah kasur dan satu buah karpet. “Saat kami lakukan asesmen Inaq Mawar beserta keluarganya tidur dengan dua buah tikar plastik yang juga bisa membahayakan kesehatannya,” pungkasnya.

Di sisi Lain, Sultan Ahyar pengelola akun @intan_komalasari92 yang membuat konten live TikTok mandi lumpur itu dalam postingan terbarunya merasa menyesal telah hadir dalam salah satu acara di salah satu stasiun televisi swasta. Ia mengaku hanya mendapatkan capeknya saja.

“Diundang oleh stasiun televisi tidak dapat apa-apa, terbang dari Lombok ke Jakarta dapat capeknya doank,” ungkapnya.

Ia juga sempat bertemu dengan Jhon LBF, pengusaha yang juga sempat menawarinya pekerjaan, tapi dibalas Ahyar dengan meminta uang sebesar Rp200 juta untuk modal usaha.

“Ketemu sama Mas Jhon malah dikasih apa-apa, minta Rp200 tidak dikasih malah ditawarin kerja dengan gaji Rp6 juta, di rumah saja dapat Rp6 juta,” pungkasnya. (fhr)