Inspektorat Lobar Temukan Laporan Tak Sesuai dengan Kondisi Proyek

Progres pembangunan proyek Puskemas Dasan Tapen, saat ditinjau langsung oleh Inspektur, Inspektorat Lobar, H. Ilham. Jum'at (27/11/2020). (Inside Lombok/Istimewa).

Lombok Barat (Inside Lombok) – Progres pembangunan proyek Puskemas Dasan Tapen, Gerung, saat ini diakui pihak kontraktor sudah mencapai 68 persen. Namun, Inspektorat sebut masih adanya ketidaksesuaian antara laporan yang disampaikan oleh pihak pelaksana proyek dengan kondisi sebenarnya di lapangan.

“Untuk sekarang, progresnya sudah 68 persen” kata Lalu Abdul Manan, perwakilan dari kontraktor proyek Puskemas Dasan Tapen, di Gerung, Jum’at (27/11/2020).

Dirinya mengakui, strategi yang diupayakan pihaknya untuk bisa mengejar target progres supaya dapat selesai sesuai kontrak. Yakni dengan menambah tukang dan jam kerjanya. Ia menyebut, bahwa saat ini, ada ratusan tukang yang bekerja di sana. Di mana kerjanya dibagi menjadi dua shift yakni siang dan malam.

“Memang saya akui dia awal masih bermasalah, tapi saya yakin insyaallah pekerjaan itu bisa selesai dan tidak ada masalah” tandasnya.

Ia mengaku optimistid proyek tersebut akan dapat diselesaikan sesuai kontrak. Yang berakhirnya pada 24 Desember mendatang.

Saat disinggung mengenai kendala yang paling banyak dihadapi dalam menuntaskan proyek tersebut, katanya, hal tersebut berkaitan dengan cuaca. Yang mana saat ini curah hujan di kawasan Lombok Barat pun sudah mulai tinggi.

“Kalau untuk kebutuhan material sudah tersedia di lapangan semua, mulai dari keramik, semuanya sudah ada” bebernya.

Sisa 32 persen untuk pengerjaan proyek tersebut yang harus dituntaskan sebelum kontrak berakhir, diyakininya akan dapat selesai tepat waktu. Dengan sisa waktu terhitung saat ini kurang lebih masih empat minggu lagi. Terlebih lagi pekerjaan pokok yang utama, dalam hal ini terkait struktur bangunan, diakuinya telah selesai dikerjakan.

“Yang berat-berat udah dicor dan selesai semua, tinggal yang kecil-kecil aja kayak pasang plafon, terus keramik, granit, pemasangannya kita barengin semua” tutur Manan.

Inspektur Inspektorat Lobar, H. Ilham pun mengaku bahwa progres pembangunan Puskesmas tersebut sudah menunjukkan adanya kemajuan dibandingkan dengan minggu lalu. Walaupun itu belum terlalu signifikan.

Ia pun mengungkapkan bahwa pihaknya menemukan masih belum adanya 100 persen kesesuaian antara laporan dari pelaksana proyek (kontraktor) dengan kondisi sebenarnya di lapangan. Itu ditemukan ketika pihaknya turun langsung untuk melakukan pengecekan.

“Karena saya melihat, laporan yang tadi disampaikan oleh pelaksana proyek untuk Puskemas Dasan Tapen itu, saya belum melihat sesuai dengan apa yang disampaikan” ungkapnya, saat ditemui di ruang kerjanya.

Sehingga ia menyarankan, masih perlunya dilakukan upaya-upaya percepatan serius dan pengawasan yang lebih diperketat lagi. Dari semua pihak yang terlibat, mulai dari PPK (Pejabat Pembuat Komitmen), konsultan pengawas, serta Kadis.

“Bila perlu mereka harus tongkrongin itu, sehingga mereka betul-betul melaksanakan apa yang mereka janjikan ke kita” tegasnya.